Bunga Telang Kaya Antioksidan, Baik Dukung Kesehatan Tubuh dan Pikiran
- 10 Jul 2026 22:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bunga telang (Clitoria ternatea) atau butterfly pea semakin populer sebagai bahan minuman herbal yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selain memiliki warna biru cerah yang khas dan berubah menjadi ungu saat dicampur perasan jeruk nipis, tanaman ini juga dikenal memiliki berbagai kandungan yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan tubuh apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Ema Surya Pertiwi, menjelaskan bahwa bunga telang mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi. Kandungan tersebut berperan membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, sekaligus mendukung kesehatan kulit dan proses regenerasi sel. "Bunga telang tinggi akan antioksidan yang bagus untuk kesehatan kulit, anti penuaan, dan untuk regenerasi sel-sel seluruh tubuh," ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, bunga telang juga disebut berpotensi mendukung kesehatan mental. Dr. Ema mengatakan, teh bunga telang dapat membantu meredakan stres, memberikan efek relaksasi, serta meningkatkan kualitas tidur. Karena manfaat tersebut, minuman herbal ini semakin banyak dipilih sebagai pendamping aktivitas sehari-hari untuk membantu tubuh lebih rileks.
Lebih lanjut, dr. Ema mengungkapkan bahwa bunga telang mengandung senyawa proanthocyanidin yang berperan dalam meningkatkan aliran darah ke otak. Senyawa tersebut dinilai dapat membantu menjaga fungsi kognitif, termasuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. "Kandungan proanthocyanidin dalam bunga telang juga bisa meningkatkan aliran darah ke otak yang bagus untuk memperbaiki konsentrasi dan daya ingat," katanya.
Popularitas bunga telang juga didukung oleh kemudahan dalam proses budidayanya. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dan panas, sehingga banyak dibudidayakan di pekarangan rumah maupun lahan pertanian. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena bunganya yang menarik, bunga telang kini juga banyak diolah menjadi teh herbal, campuran minuman, hingga pewarna alami pada berbagai makanan.
Meski memiliki sejumlah manfaat kesehatan, dr. Ema mengingatkan bahwa konsumsi bunga telang tidak boleh dianggap sebagai pengganti pengobatan medis. Minuman herbal tersebut sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap pola hidup sehat yang disertai dengan asupan gizi seimbang, olahraga teratur, serta waktu istirahat yang cukup. "Bunga telang dapat menjadi pilihan minuman herbal, namun tetap bukan pengganti terapi medis bagi penderita penyakit tertentu," ucapnya.
Masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan khusus, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, maupun memiliki riwayat penyakit kronis, dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi bunga telang secara rutin. Dengan penggunaan yang tepat dan seimbang, bunga telang berpotensi menjadi salah satu minuman herbal alami yang dapat mendukung kesehatan tubuh, menjaga fungsi otak, serta membantu meningkatkan kualitas hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....