Jagung Rebus, Camilan Sehat Kaya Nutrisi dan Manfaat

  • 10 Jun 2026 08:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jagung rebus menjadi salah satu camilan sehat yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang lezat sekaligus mengandung beragam nutrisi penting bagi tubuh. Selain rendah lemak, jagung dikenal kaya akan karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

Kandungan gizi dalam jagung rebus cukup beragam, mulai dari karbohidrat, protein, serat, hingga berbagai mikronutrien seperti vitamin B dan fosfor. Serat yang terkandung di dalamnya juga berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan serta membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat mendukung pola makan yang lebih terkontrol.

Kementerian Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang mampu menyediakan energi secara bertahap dan berkelanjutan. Selain itu, kandungan serat pangannya dapat membantu menjaga fungsi saluran cerna agar tetap optimal. “Jagung dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat selain nasi dalam pola makan sehari-hari karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh,” ujarnya.

Tidak hanya menjadi sumber energi, jagung juga mengandung senyawa antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Kedua zat tersebut diketahui berperan dalam membantu menjaga kesehatan mata serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan ini menjadikan jagung sebagai salah satu bahan pangan yang memiliki nilai tambah bagi kesehatan.

Di sisi lain, jagung juga mengandung pati resisten yang berfungsi sebagai prebiotik alami. Nutrisi ini dapat membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus sehingga berkontribusi terhadap kesehatan sistem pencernaan. “Pati resisten pada jagung dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan,” kata seorang ahli gizi.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi jagung rebus tetap perlu dilakukan secara bijak. Kandungan serat yang tinggi dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Pada sebagian orang, konsumsi yang tidak terkontrol juga berpotensi memengaruhi kadar gula darah, terutama jika tidak diimbangi dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Dr. Tedros Adhanom menyatakan bahwa konsumsi biji-bijian utuh, termasuk jagung, berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2 apabila menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang. Para ahli pun menyarankan agar jagung rebus dikonsumsi dalam porsi yang sesuai serta dipadukan dengan sumber protein dan sayuran. Dengan pengolahan sederhana tanpa tambahan gula maupun lemak berlebih, jagung rebus dapat menjadi pilihan camilan sehat yang bermanfaat bagi berbagai kalangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....