Waspada Jangan Abaikan Tanda Awal Penyakit Jantung yang Sering Dianggap Sepele

  • 07 Jul 2026 12:37 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Banyak orang mengira penyakit ini hanya menyerang lansia, padahal siapa pun dapat berisiko terutama jika memiliki pola hidup kurang sehat, seperti merokok, jarang berolahraga, mengonsumsi makanan tinggi lemak atau memiliki tekanan darah dan kadar gula yang tidak terkontrol.

Mengenali gejala sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Salah satu tanda awal penyakit jantung yang paling umum adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada.

Keluhan ini dapat terasa seperti ditekan, sesak, atau terbakar, terutama saat melakukan aktivitas fisik maupun ketika mengalami stres.

Selain itu, sesak napas saat beraktivitas ringan atau mudah merasa lelah tanpa sebab yang jelas juga dapat menjadi sinyal bahwa jantung bekerja tidak optimal.

Gejala lain yang tidak boleh diabaikan adalah jantung berdebar tidak teratur, pusing, hingga pingsan. Pada sebagian orang, terutama perempuan, gejala penyakit jantung juga bisa berupa nyeri pada leher, rahang, bahu, lengan atau punggung, disertai mual dan keringat dingin.

Karena gejalanya sering menyerupai gangguan kesehatan lain, banyak penderita terlambat mendapatkan penanganan.

Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi garam, gula dan lemak jenuh, berhenti merokok, serta menjaga berat badan ideal.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting untuk mengetahui tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah sebagai faktor risiko penyakit jantung.

Apabila muncul nyeri dada yang berlangsung beberapa menit, sesak napas berat, atau nyeri yang menjalar ke lengan dan rahang, segera cari pertolongan medis.

Penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi.

Mengenali tanda-tanda awal penyakit jantung bukan hanya tentang menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga menjadi langkah penting untuk melindungi kualitas hidup di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....