Berikut Enam Macam Beras Rendah Kalori
- 30 Jun 2026 13:46 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Memiliki berat badan yang ideal dan proporsional merupakan impian bagi sebagian besar individu, terutama bagi mereka yang berkomitmen terhadap kesehatan jangka panjang, demi mencapai standar tubuh yang sehat tersebut, berbagai macam metode diet dan pengaturan pola makan dijalani secara konsisten. Dalam proses penurunan berat badan, salah satu faktor krusial yang memerlukan perhatian khusus adalah pengendalian asupan karbohidrat, mengingat zat gizi ini merupakan sumber energi utama yang jika dikonsumsi berlebih dapat menghambat target penurunan bobot tubuh.
Sebagai langkah awal yang efektif dalam memodifikasi menu harian, mengganti jenis karbohidrat konvensional dengan alternatif yang lebih sehat sangat direkomendasikan, bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, beralih ke konsumsi beras rendah kalori dapat menjadi solusi strategis. Jenis beras ini dirancang khusus untuk menekan asupan kalori harian tanpa mengorbanken rasa kenyang, sehingga sangat patut dicoba guna mendukung keberhasilan resolusi penurunan berat badan Anda secara optimal.
Berikut 6 macam beras rendah kalori yang dikutip dari laman indonesianchefassociation.com :
1. Beras Merah
Beras merah menjadi salah satu alternatif pengganti beras putih yang paling banyak dipilih, terutama oleh masyarakat yang ingin menerapkan pola makan lebih sehat. Jenis beras ini mengandung antioksidan yang tinggi, terutama flavonoid, yang berperan dalam menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel tubuh. Dalam setiap 100 gram beras merah terkandung sekitar 149 kalori, sehingga relatif lebih rendah dibandingkan beras putih. Selain kaya antioksidan, beras merah juga mengandung magnesium yang bermanfaat untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Berbagai kandungan gizinya menjadikan beras merah sebagai pilihan yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus membantu menjaga berat badan ideal.
2. Beras Coklat
| Baca juga: Cara Menikmati Kopi yang Sehat untuk Tubuh |
Beras coklat dikenal sebagai sumber serat yang tinggi sehingga sering dijadikan menu utama dalam program diet. Kandungan serat tersebut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus berperan dalam mengurangi penumpukan lemak, terutama di area perut. Selain itu, berbagai senyawa alami di dalamnya turut membantu menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, hingga gangguan pada sistem pernapasan. Keunggulan lainnya adalah indeks glikemiknya yang rendah, sehingga lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Beras coklat juga bebas gluten secara alami sehingga cocok bagi orang yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap gluten. Dalam setiap 100 gram beras coklat terdapat sekitar 111 kalori, jauh lebih rendah dibandingkan beras putih dengan berat yang sama yang mengandung sekitar 365 kalori.
3. Beras Hitam
Sekilas, beras hitam memiliki tampilan yang menyerupai ketan hitam karena sama-sama berasal dari spesies Oryza sativa L. Namun, keduanya memiliki karakteristik dan kandungan gizi yang berbeda. Beras hitam dikenal kaya akan antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan sel sekaligus membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Selain antioksidan, beras hitam juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin E, vitamin B1, B2, B3, zinc, fosfor, dan niasin. Bulirnya berwarna hitam keunguan dengan tekstur yang lebih padat dibandingkan beras biasa, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar bubur, kue, maupun berbagai olahan pangan lainnya. Dalam satu cangkir beras hitam terkandung sekitar 280 kalori.
4. Beras Shirataki
Beras shirataki merupakan salah satu jenis beras rendah kalori yang semakin populer sebagai pilihan makanan sehat. Berbeda dengan beras pada umumnya, shirataki tidak berasal dari tanaman padi, melainkan dibuat dari umbi konjak (konjac) yang diolah menggunakan teknologi khusus. Selain dijadikan beras, tanaman konjak juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan mi dan jelly. Keunggulan utama beras shirataki terletak pada kandungan glukomanan, yaitu serat larut air yang memiliki kandungan kalori dan karbohidrat sangat rendah. Oleh karena itu, beras ini sangat cocok dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan. Dalam setiap 100 gram beras shirataki terdapat sekitar 1,69 mg zat besi. Konsumsinya dapat membantu mengontrol kadar gula darah, memberikan rasa kenyang lebih lama, menurunkan kadar kolesterol, serta menjaga kesehatan sistem pencernaan.
5. Beras Basmati
Beras basmati merupakan salah satu jenis beras premium yang terkenal karena memiliki aroma harum yang khas. Beras ini telah dibudidayakan selama ribuan tahun di wilayah India dan Pakistan, serta menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan khas Timur Tengah maupun Asia Selatan. Bentuk bulirnya lebih panjang dan ramping dibandingkan jenis beras lainnya. Selain memiliki cita rasa yang lezat, beras basmati juga mengandung berbagai vitamin, mineral, serta nutrisi penting bagi tubuh. Beras ini dikenal memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan beras putih biasa, sehingga membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Kandungan karbohidratnya yang lebih rendah juga menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menerapkan pola makan sehat.
6. Beras Liar
Beras liar (wild rice) sebenarnya merupakan biji-bijian utuh yang memiliki kandungan gizi sangat tinggi. Dibandingkan dengan beras putih, beras liar mengandung serat dan protein hingga tiga kali lebih banyak sehingga mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung kesehatan pencernaan. Selain itu, beras liar juga merupakan sumber vitamin B, magnesium, dan mangan yang berperan penting dalam menjaga fungsi metabolisme tubuh. Menariknya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan pada beras liar mencapai sekitar 30 kali lebih tinggi dibandingkan beras putih. Kandungan tersebut menjadikan beras liar sebagai salah satu pilihan terbaik untuk mendukung pola makan bergizi seimbang dan menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....