Dokter Isma : Penderita DBD Tidak Selalu Berdarah
- 27 Jun 2026 19:45 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Kepala Puskesmas Kendahe, dokter umum Nur Isma mengatakan penderita demam berdarah (DBD) tidak selalu berdarah. Hal tersebut dikatakan saat obrolan Spada bersama Produa RRI Tahuna Rabu, 24 Juni 2026.
Menurutnya, banyak masyarakat saat ini yang salah memahami kasus demam berdarah yang menganggap DBD harus berdarah.
“Jadi tidak selalu Seseorang yang terdiagnosa demam berdarah Itu berdarah Jadi kadang Biasa orang salah memahami Jadi harus berdarah, tetapi tidak,” ujarnya.
| Baca juga: Kelumpuhan Sebagai Gejala Kekurangan Garam |
Dokter Isma mengatakan peningkatan kasus DBD terjadi setelah selesai musim hujan, berganti ke musim kemarau karena hal ini bisa meningkatkan laju perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD.
Karena telur nyamuk membutuhkan proses sekitar 7 sampai 14 hari untuk berkembang menjadi nyamuk dewasa.
Kondisi ini berbeda, jika terjadi hujan terus menerus mengalir sehingga proses pembentukan jentik – jentik nyamuk tidak akan terjadi.
Sehingga diperlukan kewaspadaan pada saat terjadi hujan sesaat dan selajutnya terjadi cuaca panas 7 hingga 14 hari. Dengan menjaga kebersihan lingkungan terlebih terhadap genangan air pada wadah tertentu yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.
“Saat musim hujan Kemudian sudah ada fase Berhenti, nah itu waspada Perlu menjaga juga sekeliling Rumah, lingkungan kita agar Terhindar dari penularan Yang mungkin penyakit ini,”kata dokter Isma. (Ac)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....