Sebanyak 1.400 Kasus TBC Ditemukan di Sulbar, Polman Tertinggi
- 24 Jun 2026 15:37 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat mencatat telah menemukan sekitar 1.400 kasus tuberkulosis (TBC) dari target penemuan 5.002 kasus yang ditetapkan tahun ini. Kasus tersebut tersebar di enam kabupaten se Sulbar dengan Polewali Mandar menjadi wilayah dengan jumlah temuan tertinggi.
Hal tersebut disampaikan Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, dalam wawancaranya di RS Bhayangkara, Selasa 23 Juni 2026.
"sekarang yang perlu kita cari itu 5002 kasus yang sekarang sudah didapat itu sudah hampir 1400 kita sudah dapat. itu tersebar di 6 Kabupaten yang ada di provinsi sulawesi Barat dan paling banyak di polman,"ujar dr. Nursyamsi.
Menurutnya Penanganan TBC yang di tingkat Provinsi Sulbar sudah dilakukan semaksimal mungkin. pelacakan kasus, pemeriksaan kesehatan, pengobatan pasien hingga pemberian obat pencegahan bagi kontak erat penderita sudah dilakukan guna memutus rantai penyebaran TBC.
"Penanganan TBC untuk tingkat Provinsi Sulawesi Barat sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Kami melihatnya dari bagaimana menemukan kasus, setelah itu mengobati dan membawa ke sarana prasarana kesehatan, dan orang yang kontak serumah dengan penderita TBC juga kami berikan obat pencegah," kata dr. Nursyamsi Rahim.
Dokter Nursyamsi mengungkapkan, tantangan terbesar dalam penanggulangan TBC adalah stigma masyarakat. Menurutnya Stigma masyarakat yang menganggap TBC memalukan masih menjadi tantangan terbesar.
Lebih lanjut, Ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala TBC, karena penyakit ini dapat disembuhkan dengan pengobatan yang rutin dan tuntas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....