Waspadai Natrium Tersembunyi pada Makanan Olahan
- 23 Jun 2026 16:20 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Makanan olahan banyak dikonsumsi karena praktis dan mudah ditemukan. Namun, produk tersebut sering mengandung natrium dalam jumlah tinggi.
Natrium tidak hanya digunakan sebagai penambah rasa pada makanan. Zat ini juga berfungsi sebagai pengawet dan menjaga tekstur produk.
Konsumsi natrium berlebihan dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Risiko yang muncul antara lain hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
| Baca juga: Yogurt,Kapan Waktu Tebaik Mengonsumsinya? |
Pendengar Pro 2, Karina, mengaku cukup sering mengonsumsi makanan tinggi natrium. Ia biasanya memilih makanan praktis saat beraktivitas di luar rumah.
"Saya masih sering makan mi instan dan camilan kemasan saat sibuk," ujarnya pada acara Sore Ceria, Minggu, 21 Juni 2026. Kini, ia mulai lebih memperhatikan informasi kandungan gizi pada kemasan.
Menurut Karina, banyak orang belum menyadari tingginya kandungan natrium dalam makanan olahan. Ia menilai kebiasaan membaca label kemasan perlu ditingkatkan.
Contoh makanan olahan yang tinggi natrium meliputi mi instan, sosis, dan keripik. Selain itu, makanan beku serta saus instan juga perlu diperhatikan.
Kelebihan natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja jantung.
Makanan tinggi natrium juga sering mengandung gula dan lemak jenuh. Kombinasi itu dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik dalam jangka panjang.
Masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi makanan olahan secara berlebihan. Membaca label gizi dapat membantu mengontrol asupan natrium harian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....