Kenali Akalasia, Gangguan Kerongkongan yang Membuat Penderitanya Sulit Menelan
- 22 Jun 2026 08:01 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kesulitan menelan sering kali dianggap sebagai gangguan kesehatan biasa yang akan membaik dengan sendirinya. Namun, kondisi ini juga dapat menjadi tanda adanya akalasia, yaitu gangguan pada kerongkongan yang membuat makanan dan minuman mengalami kesulitan masuk ke lambung.
Akalasia yaitu penyakit langka yang terjadi saat saraf pada kerongkongan mengalami kerusakan. Akibatnya, otot kerongkongan tidak dapat mendorong makanan secara normal menuju lambung. Selain itu, katup yang berada di bagian bawah kerongkongan juga gagal membuka dengan baik saat proses menelan berlangsung.
| Baca juga: Dampak Buruk Makan Terlalu Cepat |
Penderita akalasia umumnya mengalami gejala berupa sulit menelan makanan maupun minuman, sensasi makanan tersangkut di dada, nyeri dada, hingga regurgitasi atau keluarnya kembali makanan yang belum tercerna. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga dapat menyebabkan penurunan berat badan karena asupan makanan menjadi berkurang.
Melansir dari VOI, penyebab pasti akalasia hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga kondisi tersebut berkaitan dengan kerusakan sel saraf pada kerongkongan yang mengatur gerakan otot saat menelan. Faktor autoimun dan infeksi tertentu juga disebut berpotensi berperan dalam munculnya penyakit ini.
| Baca juga: Beberapa Penyebab Mengantuk setelah Makan |
Diagnosis akalasia biasanya dilakukan melalui sejumlah pemeriksaan medis, seperti endoskopi, manometri esofagus, dan pemeriksaan pencitraan untuk melihat kondisi kerongkongan secara lebih rinci. Pemeriksaan tersebut membantu dokter memastikan penyebab gangguan menelan yang dialami pasien.
Meski akalasia belum dapat disembuhkan sepenuhnya, akalasia tentunya dapat ditangani melalui berbagai metode pengobatan untuk membantu memperlancar proses menelan dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Karena itu, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami kesulitan menelan yang berlangsung terus-menerus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....