Bahaya Pewarna Makanan Bagi Kesehatan Tubuh

  • 18 Jun 2026 12:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pewarna tambahan pada makanan sering dipakai untuk menarik minat pembeli secara luas. Banyak orang belum paham bahwa zat ini bisa mengancam kesehatan tubuh sehari-hari.

Siapa saja yang mengonsumsi makanan berpewarna buatan berisiko mengalami gangguan kesehatan tertentu. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terkena dampak buruk tersebut.

Melansir HelloSehat, pewarna berbahaya masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang dikonsumsi setiap hari. Zat tersebut menumpuk di organ tubuh dan memicu reaksi negatif secara perlahan.

Masalah kesehatan muncul karena zat pewarna tidak lulus uji keamanan pangan resmi. Banyak pedagang memakai bahan murah demi keuntungan tanpa memikirkan dampak jangka panjang.

Gangguan pencernaan menjadi dampak awal yang sering dirasakan banyak konsumen awam. Masalah ginjal hingga alergi kulit juga bisa muncul jika dikonsumsi terus-menerus.

Pewarna berbahaya bekerja dengan cara mengubah senyawa alami dalam makanan menjadi zat asing. Tubuh pun kesulitan membuang zat tersebut, sehingga menimbulkan kerusakan sel secara bertahap.

Masyarakat perlu teliti memilih makanan dan lebih waspada terhadap warna yang terlalu mencolok, serta dianjurkan membaca label sebelum membeli makanan kemasan. Kebiasaan sederhana tersebut membantu mengurangi risiko paparan bahan berbahaya. (JRL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....