Earphone vs Headset vs TWS: Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Penggunaan Terbaiknya

  • 28 Mei 2026 10:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Earphone, headset maupun TWS memiliki beberapa fungsi seperti memperjelas suara yang muncul dari perangkat telepon pintar atau laptop, hingga memperjelas suara kita melalui fitur microphone yang tersedia dalam headset itu sendiri. Namun, tahukan Anda bahwa rutin menggunakan TWS lebih dari 12 jam dapat menimbulkan gangguan pendengaran?

Penggunaan headset yang berlebihan, terutama jika digunakan untuk mendengarkan musik dengan volume tinggi, dapat meningkatkan risiko stres dan kelelahan mental. Paparan suara berlebihan juga dapat merusak sel-sel rambut di telinga bagian dalam yang menyebabkan gangguan pendengaran permanen. Selain itu, penggunaan headset yang lama dan jarang dibersihkan dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.

dr. Mahatma Sotya Bawono, M.Sc.,Sp.THT-KL melalui kanal YouTube dr. Tirta mengungkapkan, bahwa penggunaan headset secara terus menerus dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penyakit dan gejala seperti masa pakai telinga yang menurun. Penggunaan headset dalam jangka waktu yang lama tanpa istirahat juga dapat menimbulkan gejala seperti cedera akut (tinnitus), sakit telinga, dan gangguan pendengaran.

Peningkatan tekanan di liang telinga akibat suara keras juga menyebabkan sakit kepala karena merangsang sel-sel rambut secara berlebihan dan suara yang keras juga dapat memicu gejala vertigo. Gejala tersebut adalah sensasi di mana seseorang merasa dirinya atau lingkungan di sekitarnya bergerak atau berputar.

Disebabkan gangguan pada otak atau pada telinga bagian dalam yang bertindak seperti trauma akustik, menyebabkan getaran di telinga bagian dalam yang menyebabkan otokonia terlepas ke dalam SCC, sehingga mengakibatkan vertigo.

“Kalo secara konsensus ada sebuah aturan buat penggunaan headset yang bernama Rule of 60. Aturan tersebut merupakan aturan praktis yang direkomendasikan oleh para ahli untuk mengatur volume headset tidak lebih 60% dari volume maksimal, dan membatasi durasi penggunaan tidak lebih dari 60 menit per sesi,” ungkap dr. Mahatma Bawono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....