Deteksi TBC Digencarkan, Warga Desa Dapat Layanan Gratis dari PLTU Batang
- 20 Mei 2026 13:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC) digencarkan oleh PLTU Kabupaten Batang melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Program tersebut digelar PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Kesehatan Batang di Desa Ujungnegoro, Karanggeneng, dan Ponowareng pada 18–20 Mei 2026.
Sebanyak 300 warga mengikuti layanan kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik, pengecekan tekanan darah, hingga rontgen x-ray. Program ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Bhimasena Power Indonesia untuk mendukung kualitas kesehatan masyarakat sekitar wilayah operasional PLTU.
General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H Sulasmoro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, warga yang mengikuti kegiatan juga menerima paket sembako.
“Selain program pengecekan kesehatan gratis, kami juga memberikan paket sembako bagi warga yang memeriksakan kesehatannya. Ke depannya, PT Bhimasena Power Indonesia akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Batang,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi menjelaskan pemeriksaan kesehatan kali ini tidak hanya berorientasi pada layanan pengobatan, tetapi juga edukasi dan tindakan preventif. “Fokus utama dari pemeriksaan kesehatan kali ini adalah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan, terutama penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujarnya.
Menurut Ida, TBC masih menjadi perhatian di Kabupaten Batang meski masuk kategori sedang di tingkat Jawa Tengah. Berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis Jawa Tengah, capaian temuan kasus TBC di Batang mencapai 1.825 kasus atau sekitar 16,61 persen.
Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapat edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah mencegah penularan penyakit pernapasan. Melalui sesi konsultasi langsung dengan tenaga medis, masyarakat diharapkan lebih sadar pentingnya deteksi dini dan menjaga kesehatan secara mandiri.
Salah satu warga, Kundari mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut karena dapat mengetahui kondisi kesehatannya. “Tadi sudah diperiksa semuanya, tadi katanya tekanan darah rendah, lha ini tinggal periksa satu kali lagi, suruh cek paru-parunya,” ujarnya.
Kepala Desa Ponowareng, Widodo mengapresiasi kolaborasi antara PT Bhimasena Power Indonesia dan Dinas Kesehatan Batang yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia dan Dinkes Batang yang telah melaksanakan program ini dan memberikan manfaat untuk warga kami,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....