Mengenal Penyakit Hantavirus, dari Tikus ke Manusia

  • 16 Mei 2026 07:49 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID. Langgur : Virus Hanta (Hantavirus) menyebabkan dua penyakit utama pada manusia. Virus HPS yang menyerang paru-paru dan sedangkan HFRS yang menyerang ginjal serta pembuluh darah. Kedua penyakit ini ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan pengerat (tikus) atau menghirup partikel urine dan kotoran tikus yang beterbangan di udara.

Disaat rri.co.id bersama dr. Ramayani Batjun. Sp.P, diruang kerjanya Sabtu(16/05/2026) mengatakan beberapa hari ini ada seputar berita yang terkait dengan Hantavirus di media sosial, kasus tersebut terjangkit disalah satu kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik, jadi hantavirus itu sendiri sudah lama terjadi sekitar tahun 1950.

Penyakit hantavirus ini penyaklit yang dibawah oleh hewan tikus yang bersifat zoonotik yang artinya penyakit menular yang secara alami dapat berpindah dari hewan ke manusia, penyebarannya itu melalui tikus yang terinfeksi melalui air liur, air sendi dan kotoran hewan tikus yang dapat menular ke manusia.

Dikatan dr. Ramayani Batjun Sp.P. ada beberapa virus ini memiliki reseptor pada manusia diantaranya :

  • Saluran nafas epitel alveolar jaringan sel yang melapisi kantung udara di paru - paru
  • Endotel vaskular adalah lapisan sel yang melapisi bagian dalam seluruh darah (arteri,vena,kapiler) dan jantung.

“Penyakit Hantavirus dan Covid 19 meliki gejala- gejala yang sama, mulai demam, batuk, sesak nafas, sakit kepala, sakit otot atau pun gejala flu yang merupakan penyakit ini hampir sama.”Ujar dr. Ramayani Batjun Sp.P

Covid 19 lebih berbahaya dari hantavirus tersebut karna memiliki infeksi virus covid 19 ini penularannya antara manusia ke manusia jadi sangat cepat penularanya, kalau hantavirus ini karna penyebaranya dari hewan ke manusia sehingga dikatakan penularannya lebih resiko rendah. Jadi, menjaga kebersihan rumah dan menghindari kontak dengan tikus menjadi cara penting untuk menurunkan risiko infeksi hantavirus. Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala di atas setelah terpapar area yang berisiko terkontaminasi tikus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....