Tetap Bisa Menikmati Daging Kurban saat Idul Adha, Asal Konsumsinya Bijak

  • 14 Mei 2026 13:52 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Idul Adha menjadi momen yang paling dinanti umat Muslim. Selain ibadah kurban dan kebersamaan keluarga, perayaan ini juga identik dengan berbagai olahan daging seperti sate, gulai, rendang, tongseng hingga sop daging.

Namun bagi sebagian orang yang memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, asam urat, hingga penyakit jantung, konsumsi daging berlebihan sering kali menimbulkan kekhawatiran.

Meski begitu, para ahli kesehatan menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat menikmati hidangan daging kurban selama dikonsumsi dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, penderita hipertensi maupun kolesterol tinggi sebenarnya masih diperbolehkan makan daging merah. Namun yang perlu diperhatikan adalah jumlah konsumsi, cara pengolahan, dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan.

“Yang berbahaya bukan hanya dagingnya, tetapi pola makan berlebihan dan cara pengolahannya yang tinggi garam, santan, serta lemak,” jelasnya dalam artikel kesehatan KlikDokter.

Sumber: KlikDokter – Cara Enak Makan Daging untuk Penderita Hipertensi

  • Jangan Kalap Saat Momentum Idul Adha

Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat Idul Adha adalah makan daging dalam jumlah besar selama beberapa hari berturut-turut. Padahal, konsumsi protein hewani berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, hingga memperberat kerja ginjal.

Ahli gizi klinis menyarankan agar masyarakat tetap membatasi porsi makan daging, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol tinggi, dan asam urat. Konsumsi secukupnya dinilai jauh lebih aman dibanding makan berlebihan dalam satu waktu.

Selain itu, tubuh juga membutuhkan keseimbangan nutrisi lain seperti serat, vitamin, dan mineral agar metabolisme tetap terjaga.

  • Tips Aman Menikmati Daging Kurban

1. Kurangi Penggunaan Garam dan Santan

Menurut para ahli kesehatan, tekanan darah tinggi sering kali dipicu oleh konsumsi natrium berlebihan. Karena itu, pengolahan daging sebaiknya tidak terlalu asin dan tidak menggunakan santan secara berlebihan.

Menu seperti sop daging bening, semur, atau daging rebus dinilai lebih aman dibanding gulai atau rendang yang tinggi lemak jenuh.

Sumber: Meditap.id – Nikmati Idul Adha Sehat dengan Tips Makan Daging Kurban

2. Perbanyak Sayur dan Buah

Dalam artikel Meditap.id, ahli kesehatan menyarankan agar konsumsi daging selalu diimbangi dengan sayuran dan buah-buahan. Kandungan serat membantu memperlancar pencernaan sekaligus mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Sayuran seperti bayam, brokoli, tomat, wortel, dan mentimun sangat baik dikonsumsi bersama olahan daging. Begitu pula buah-buahan seperti apel, pepaya, dan jeruk yang kaya antioksidan.

Sumber: Meditap.id – Nikmati Idul Adha Sehat dengan Tips Makan Daging Kurban

3. Hindari Membakar Daging Hingga Gosong

Daging bakar atau sate memang menjadi favorit saat Idul Adha. Namun para ahli mengingatkan agar daging tidak dibakar terlalu lama hingga hangus atau gosong.

Daging yang terbakar dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus.

Sumber: KlikDokter – Cara Enak Makan Daging untuk Penderita Hipertensi

4. Perbanyak Minum Air Putih

Konsumsi daging dalam jumlah lebih banyak dari biasanya membuat tubuh membutuhkan cairan lebih cukup. Air putih membantu metabolisme tubuh dan mendukung kerja ginjal dalam memproses protein.

Sumber: Meditap.id – Nikmati Idul Adha Sehat dengan Tips Makan Daging Kurban

5. Tetap Aktif Bergerak

Setelah menikmati hidangan Idul Adha, masyarakat juga dianjurkan tetap aktif bergerak. Jalan santai, membersihkan rumah, atau olahraga ringan dapat membantu menjaga tekanan darah dan kadar gula tetap stabil.

Sumber: KlikDokter – Cara Enak Makan Daging untuk Penderita Hipertensi

6. Penderita Penyakit Tertentu Harus Lebih Waspada

Bagi penderita hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, maupun asam urat, pola konsumsi daging memang perlu lebih diperhatikan. Bila memiliki kondisi kesehatan tertentu, masyarakat disarankan tetap rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan tidak menghentikan pengobatan hanya karena merasa sehat.

Dokter juga mengingatkan agar masyarakat segera memeriksakan diri jika setelah konsumsi daging muncul keluhan seperti nyeri dada, sakit kepala berat, tekanan darah meningkat, sesak napas, atau nyeri sendi mendadak.

7. Kunci Utamanya Tetap pada Pola Makan Seimbang

Idul Adha bukan berarti harus menghindari daging sepenuhnya. Dengan pengolahan yang lebih sehat, porsi yang cukup, serta diimbangi sayur, buah, dan aktivitas fisik, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan kurban dengan aman.

Perayaan Idul Adha pun tetap bisa menjadi momen penuh kebahagiaan tanpa harus mengorbankan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....