Kebiasaan Duduk Lama Berdampak Buruk bagi Kesehatan

  • 29 Apr 2026 09:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kebiasaan duduk sering kali terjadi tanpa disadari, mulai dari bekerja di pagi hari, rapat siang hari, hingga bersantai di malam hari. Pola ini membuat banyak orang tidak menyadari berapa lama waktu yang dihabiskan dalam posisi tidak bergerak.

Menurut profesor ilmu kesehatan Scott Lear dari Simon Fraser University, tubuh manusia tidak dirancang untuk diam dalam waktu lama. Dalam artikel yang dikutip dari ScienceAlert, ia menekankan bahwa gerakan ringan secara rutin sudah cukup membantu menjaga metabolisme tetap aktif.

Duduk terlalu lama diketahui dapat menurunkan pengeluaran energi tubuh sekaligus memperlambat proses metabolisme penting. Kondisi ini berdampak pada menurunnya aktivitas enzim yang berperan dalam mengolah lemak dalam darah.

Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat mengganggu metabolisme lemak dan gula. Dampaknya antara lain meningkatkan risiko Diabetes Tipe 2 serta berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Selain itu, kebiasaan duduk berkepanjangan juga dapat menyebabkan otot melemah dan aliran darah tidak lancar, terutama di bagian kaki. Risiko penyakit jantung hingga kematian dini pun ikut meningkat jika kondisi ini berlangsung terus-menerus.

World Health Organization (WHO) juga menegaskan pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas sedang selama 150 hingga 300 menit atau aktivitas berat 75 hingga 150 menit per minggu, sekaligus meminimalkan waktu duduk.

Untuk mengatasi hal ini, Scott Lear menyarankan langkah sederhana yang mudah diterapkan. Ia merekomendasikan untuk berhenti duduk setiap 20 hingga 30 menit dan melakukan aktivitas ringan selama sekitar dua menit.

Aktivitas tersebut tidak harus berat, cukup dengan berjalan ringan, squat, atau gerakan sederhana lainnya. Cara ini dinilai efektif menjaga sirkulasi darah dan mencegah penurunan metabolisme, tanpa harus mengubah rutinitas secara drastis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....