Dinkes Baubau Luruskan Mitos Keliru Seputar Penyakit TBCMasyarakat

  • 09 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Kesehatan Kota Baubau mengungkapkan masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman keliru tentang penyakit Tuberkulosis (TBC). Kesalahpahaman ini dinilai dapat memicu stigma sekaligus menghambat upaya pencegahan penularan di masyarakat.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Baubau, Yuslina mengatakan, salah satu anggapan yang sering muncul adalah batuk darah selalu dianggap sebagai tanda pasti seseorang menderita TBC.

Menurutnya, kondisi batuk darah belum tentu disebabkan oleh TBC. Gejala tersebut bisa muncul akibat berbagai penyakit lain sehingga perlu pemeriksaan medis untuk memastikan diagnosis.

“Masih ada yang beranggapan kalau batuk darah itu sudah pasti TBC, padahal belum tentu. Ada juga yang mengira penyakit ini turunan, padahal bukan,”jelas Yuslina, Kamis 9 April 2026.

Ia menegaskan, TBC bukan penyakit keturunan. Penyakit ini merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dari satu orang ke orang lain.

Penularan TBC terjadi melalui droplet atau percikan dahak yang keluar saat penderita batuk atau bersin. Karena itu masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan.

Yuslina juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan etika batuk yang benar, seperti menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin serta menggunakan masker ketika sedang sakit.

Dengan pemahaman yang benar, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap penularan TBC sekaligus tidak memberikan stigma keliru kepada penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....