Terapi Autisme Bantu Tingkatkan Kemandirian Anak
- 02 Apr 2026 19:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Kesadaran Autisme Sedunia atau World Autism Awareness Day (WAAD) diperingati setiap 2 April sebagai momentum meningkatkan pemahaman masyarakat. Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku seseorang.
Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, penanganan ASD dilakukan secara holistik dan terintegrasi. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan individu dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Salah satu metode yang digunakan adalah terapi perilaku dan komunikasi. Terapi seperti Applied Behavior Analysis (ABA) membantu meningkatkan keterampilan sosial serta mengurangi perilaku yang tidak diinginkan.
Selain itu, terapi bicara dan bahasa juga diperlukan. Terapi ini berperan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal maupun nonverbal pada individu dengan ASD.
Baca juga: https://gayahidup.rri.co.id/banjarmasin/kesehatan/2306519/kenali-gejala-autisme-sejak-usia-dini
Terapi pendukung dan terapi sensorik turut menjadi bagian penting dalam penanganan. Pendekatan ini membantu individu mengelola rangsangan sensorik dan meningkatkan kemampuan adaptasi.
Hingga saat ini, belum ada cara pasti untuk mencegah ASD. Namun, risiko dapat diminimalkan melalui perawatan kehamilan yang baik dan menghindari paparan zat berbahaya.
Selain itu, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin juga penting dilakukan. Dengan perawatan medis yang tepat, perkembangan anak dapat dioptimalkan sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....