Lemak di Tubuh Menumpuk setelah Lebaran, ternyata ini Penyebabnya
- 29 Mar 2026 01:35 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Aceh, Fiona D Amelia, mengingatkan pentingnya menjaga aktivitas fisik selama Ramadan untuk mencegah penumpukan lemak dalam tubuh.
Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh pada program Klinik Angkasa, Sabtu 28 Maret 2026, Fiona menjelaskan bahwa asupan makanan selama puasa cenderung disimpan sebagai lemak, terutama ketika metabolisme tubuh menurun dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.
| Baca juga: Peran Vital Organ Hati untuk Kesehatan Tubuh |
Ia menilai masih banyak masyarakat yang keliru dengan anggapan bahwa berolahraga saat puasa tidak dianjurkan. Padahal, olahraga tetap penting dilakukan, khususnya pada sore hari menjelang waktu berbuka untuk memaksimalkan pembakaran kalori dan lemak.
“Jika tidak sempat di sore hari, aktivitas ringan seperti berjalan kaki di pagi atau siang hari juga tetap diperlukan. Yang penting tubuh tetap bergerak,” ujarnya.
Fiona juga menyoroti kebiasaan tidur setelah sahur yang dapat memicu kenaikan berat badan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat energi tidak digunakan secara optimal sehingga berpotensi disimpan sebagai lemak.
Selain itu, ia meluruskan anggapan bahwa makan dalam jumlah sangat sedikit dapat menurunkan berat badan secara efektif. Menurutnya, pola pikir tersebut keliru karena tubuh justru dapat menahan penurunan berat badan jika asupan terlalu rendah dari kebutuhan.
Fiona mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola makan seimbang dan tetap aktif selama Ramadan guna menjaga kesehatan sekaligus mengontrol berat badan secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....