Cegah Burnout Sejak Dini, Psikolog: Jaga Batas dan Keseimbangan Hidup
- 28 Mar 2026 20:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto-Kondisi burnout atau kelelahan mental kini semakin banyak dialami masyarakat akibat tekanan aktivitas yang tinggi. Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Imam Faisal, menyebut burnout perlu dikenali sejak dini agar tidak berdampak lebih luas pada kesehatan mental.
Menurutnya, burnout bukanlah penyakit mental dalam kategori gangguan klinis seperti depresi atau gangguan kecemasan. Namun, burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental yang jika dibiarkan dapat berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih serius.
“Burnout ini lebih ke kondisi akibat stres berkepanjangan. Tapi kalau tidak ditangani, bisa memicu gangguan mental lain,” jelasnya.
Imam Faisal menambahkan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah burnout. Di antaranya adalah mengatur keseimbangan antara pekerjaan dan waktu istirahat, serta memberikan jeda bagi diri sendiri untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan.
Selain itu, penting juga untuk mengenali batas kemampuan diri dan tidak memaksakan diri terhadap tuntutan yang berlebihan. Dukungan dari lingkungan sekitar, seperti keluarga dan rekan kerja, juga berperan dalam menjaga kesehatan mental.
Ia juga menyarankan agar masyarakat mulai membangun pola hidup sehat, seperti tidur yang cukup, olahraga rutin, serta mengelola stres dengan teknik relaksasi atau mindfulness.
Dengan langkah pencegahan yang tepat, burnout dapat dihindari sehingga produktivitas dan kualitas hidup tetap terjaga. Psikolog pun mengingatkan, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....