Sering Sakit setelah Lebaran? Ini Penyebab Utamanya

  • 26 Mar 2026 09:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pasca Lebaran rentan gangguan kesehatan karena pola makan berlebihan (manis, berlemak, tinggi garam) serta kelelahan akibat aktivitas dan perjalanan.
  • Berbagai penyakit umum muncul, seperti diare, sakit tenggorokan, hipertensi, nyeri otot, asam urat, kolesterol tinggi, hingga diabetes.
  • Penyebab utama adalah gaya hidup saat Lebaran, termasuk konsumsi makanan tidak sehat, kurang higienitas, dan minim istirahat, sehingga perlu diimbangi pola hidup lebih sehat setelahnya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Lebaran selalu menjadi momen yang paling dinanti dan penuh kebahagiaan karena bisa berkumpul dengan keluarga. Hingga menikmati berbagai hidangan khas.

Namun, setelah hari raya, tak jarang banyak orang merasa lelah, tidak fit, atau bahkan jatuh sakit. Penyebab utamanya biasanya dari pola makan kurang sehat.

Konsumsi makanan manis atau berlemak berlebihan, serta kelelahan fisik akibat perjalanan atau silaturahmi. Kondisi ini bisa memicu gangguan pencernaan, sakit tenggorokan, tekanan darah tinggi, dan masalah kesehatan lainnya.

Setelah Lebaran, beberapa penyakit cenderung muncul karena kombinasi pola makan yang tidak sehat serta kurangnya istirahat. Melansir Kemenkes RI, berikut beberapa penyakit yang sering muncul beserta penyebabnya.

1. Diare

Diare biasanya muncul karena konsumsi makanan terlalu pedas, berlemak, atau kurang higienis selama Lebaran. Selain itu, kebiasaan makan tanpa mencuci tangan juga dapat memicu gangguan pencernaan.

2. Sakit tenggorokan

Konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa memicu sakit tenggorokan. Gejala ini biasanya berupa rasa perih saat menelan, batuk ringan, dan rasa kering di tenggorokan.

3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Makanan tinggi garam dan lemak yang dikonsumsi secara berlebihan selama Lebaran dapat meningkatkan risiko hipertensi. Tekanan darah yang tinggi tidak hanya membuat kepala pusing dan mudah lelah, tapi juga dapat memicu komplikasi serius.

4. Nyeri otot

Aktivitas fisik yang meningkat saat Lebaran dapat membuat otot menjadi pegal atau kram. Kurangnya peregangan sebelum dan sesudah aktivitas fisik juga memperburuk kondisi ini.

Sehingga istirahat dan latihan ringan seperti stretching sangat dianjurkan untuk meringankan nyeri. Apabila nyeri belum kunjung reda, ada baiknya segera minum obat pereda nyeri otot.

5. Asam urat

Konsumsi makanan tinggi purin seperti emping, kacang, daging organ saat Lebaran membuat kadar asam urat naik. Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan sendi terasa nyeri, bengkak, dan kaku terutama pada jari-jari kaki.

6. Kolesterol tinggi

Makanan berlemak seperti gorengan, santan, dan daging olahan dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh. Jika tidak dikontrol, kondisi ini berisiko menyebabkan penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, dan serangan jantung.

7. Diabetes

Hidangan manis khas Lebaran, termasuk kue, sirup, dan minuman bergula, dapat membuat kadar gula darah meningkat. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, risiko diabetes pun naik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....