Perubahan Pola Makan Pascaramadan Dapat Menimbulkan Gangguan Kesehatan

  • 21 Mar 2026 17:06 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Pasca Ramadan, sejumlah penyakit mulai meningkat di tengah masyarakat akibat perubahan pola makan dan aktivitas. Dokter umum, dr. Arlina, M.Kes., mengungkapkan bahwa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih menjadi penyakit yang paling dominan, disusul gangguan pencernaan seperti asam lambung, gastritis, dan diare.

“Kalau kita lihat polanya, pertama memang masih ISPA yang mendominasi, kemudian juga masalah gangguan pencernaan seperti asam lambung, gastritis, dan diare,” ujar dokter Arlina.

Selain itu, penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat juga berpotensi kambuh selama periode Lebaran. Menurut dr. Arlina, kondisi tersebut dipicu oleh perubahan pola hidup dari saat berpuasa ke kebiasaan makan bebas yang cenderung berlebihan.

“Setelah puasa, begitu Lebaran kita seperti ‘balas dendam’ makan, akhirnya jadi kalap dan itu yang memicu munculnya penyakit,” ucap dokter Arlina

Dokter Arlina mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala yang muncul serta mengenali riwayat penyakit masing-masing agar dapat segera melakukan penanganan.

"Langsung meriksakan diri ke fasilitas kesehatan misalnya puskesmas, atau klinik-klinik, atau rumah sakit kalau memang gejala yang dirasakan sudah mulai terasa mengganggu," kata dokter Arlina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....