5 Tips Menghadapi Anak GTM di Masa Pertumbuhan
- 26 Jan 2026 05:22 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - GTM (Gerakan Tutup Mulut) merupakan kondisi yang sering dialami anak, terutama saat berada di masa pertumbuhan. Anak yang GTM biasanya menolak makan, hanya mau makanan tertentu, atau menutup mulut saat disuapi. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa membuat orang tua khawatir karena asupan nutrisi anak menjadi tidak optimal. Untuk membantu orang tua menghadapi fase ini, berikut lima tips yang bisa diterapkan.
1. Pahami Penyebab Anak GTM
Langkah pertama yang penting adalah memahami penyebab GTM. Anak bisa menolak makan karena sedang tumbuh gigi, bosan dengan menu yang sama, merasa tidak nyaman, atau sedang tidak enak badan. Faktor emosi seperti ingin mandiri atau mencari perhatian juga dapat memicu GTM. Dengan mengetahui penyebabnya, orang tua dapat menentukan cara penanganan yang lebih tepat.
2. Variasikan Menu dan Cara Penyajian
Anak mudah merasa bosan dengan makanan yang tampilan dan rasanya itu-itu saja. Cobalah menyajikan makanan dengan variasi warna, bentuk, dan tekstur. Misalnya, nasi dibentuk karakter lucu, sayur diolah menjadi bakwan atau nugget rumahan, serta memadukan makanan favorit anak dengan bahan bergizi lainnya. Penyajian yang menarik dapat meningkatkan minat anak untuk makan.
3. Terapkan Jadwal Makan yang Teratur
Jadwal makan yang tidak teratur dapat membuat anak tidak merasa lapar saat waktu makan tiba. Biasakan anak makan utama dan camilan di jam yang sama setiap hari. Batasi camilan menjelang waktu makan agar anak benar-benar merasa lapar. Rutinitas ini membantu tubuh anak mengenali waktu makan dan meningkatkan nafsu makannya.
4. Hindari Memaksa dan Ciptakan Suasana Positif
Memaksa anak makan justru bisa memperparah GTM. Anak dapat merasa tertekan dan mengasosiasikan waktu makan sebagai pengalaman yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, ciptakan suasana makan yang santai dan positif. Ajak anak makan bersama keluarga, beri contoh dengan makan makanan yang sama, dan berikan pujian saat anak mau mencoba makanan.
5. Dukung Kebutuhan Nutrisi Anak
Selama fase GTM, pastikan anak tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Jika porsi makan anak berkurang, orang tua bisa menyiasatinya dengan makanan padat gizi atau minuman bernutrisi sesuai anjuran. Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika GTM berlangsung lama atau berat badan anak tidak bertambah.
Menghadapi anak GTM di masa pertumbuhan memang membutuhkan kesabaran ekstra. Dengan pendekatan yang tepat, suasana makan yang menyenangkan, dan perhatian pada kebutuhan nutrisi, fase GTM dapat dilalui dengan lebih tenang. Ingat, setiap anak memiliki ritme tumbuh kembang yang berbeda, dan peran orang tua sangat penting dalam mendukung proses tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....