Studi Ungkap Lansia Lebih Bahagia, Ini Alasan Ilmiahnya
- 10 Jun 2026 09:20 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Fakta terbaru menunjukkan, orang lanjut usia (lansia) cenderung memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok usia muda maupun paruh baya. Sebuah penelitian mengungkap fakta menarik sekaligus mematahkan anggapan bahwa bertambahnya usia identik dengan berkurangnya kebahagiaan hidup.
Mengutip laman Psychology Today, sebuah survei terhadap masyarakat di 149 negara menemukan pola serupa, di mana tingkat kebahagiaan umumnya tinggi pada usia muda, menurun saat memasuki usia produktif dan paruh baya. Setelah memasuki usia 50 tahun, tingkat kebahagiaan umumnya kembali meningkat hingga usia lanjut, membentuk pola kurva U.
Peneliti menjelaskan bahwa kebahagiaan tidak hanya diukur dari perasaan senang sesaat, tetapi juga dari kepuasan hidup secara keseluruhan. Dalam studi yang melibatkan 1.597 responden di Jerman berusia 10 hingga 99 tahun, ditemukan bahwa lansia memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibanding kelompok usia yang lebih muda.
Menurut hasil penelitian, seiring bertambahnya usia seseorang cenderung lebih fokus pada makna hidup, tujuan hidup, serta pengalaman yang telah dilalui. Karena itu, kebahagiaan pada lansia tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kesenangan sesaat, melainkan pada kemampuan menerima perjalanan hidup secara utuh.
Temuan lain yang menarik adalah kondisi kesehatan yang menurun tidak selalu mengurangi kepuasan hidup lansia secara signifikan. Para peneliti menduga kelompok usia lanjut memiliki kemampuan beradaptasi yang lebih baik terhadap berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan yang dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan.
Studi juga menemukan bahwa hubungan dengan pasangan, kehadiran keluarga, cucu, serta nilai-nilai spiritual berkontribusi positif terhadap kepuasan hidup di berbagai kelompok usia. Di sisi lain, tekanan terkait kondisi ekonomi dan keuangan tercatat sebagai faktor yang paling sering menurunkan tingkat kepuasan hidup, khususnya pada mereka yang berusia 50 hingga 69 tahun.
Temuan ini memberikan pesan bahwa kebahagiaan pada masa tua tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik atau materi. Membangun hubungan yang sehat, menjaga kestabilan finansial, serta menjalani hidup yang bermakna sejak usia muda dinilai menjadi investasi penting untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.
Sementara itu, para peneliti menyimpulkan bahwa bertambahnya usia dapat membawa perspektif yang lebih bijaksana dalam memandang kehidupan. Hal ini bisa membantu seseorang tetap merasa puas dan bahagia meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....