Komunitas SULBI Ajak Anak Muda Bangun Inklusi lewat Kerelawanan
- 18 Jul 2026 18:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Komunitas Sahabat Unik Luar Biasa Inklusi (SULBI) mengajak masyarakat membangun kesetaraan melalui kelas inklusi dan kegiatan kerelawanan. Ajakan itu disampaikan dalam dialog Sore Ceria Pro 2 FM Semarang, Jumat, 3 Juli 2026.
Wakil Ketua SULBI, Lovelia Ramadhani, mengatakan kelas inklusi terbuka bagi penyandang disabilitas maupun non-disabilitas. Program tersebut rutin digelar untuk memperluas kesempatan belajar dan berinteraksi.
Kegiatan belajar berlangsung di Bandarharjo dan beberapa desa binaan. SULBI juga berkolaborasi bersama kampus serta komunitas dalam setiap pelaksanaannya.
Lovelia menjelaskan kegiatan tidak hanya berfokus pada pelajaran sekolah. Anak-anak juga mendapat ruang bercerita sesuai usia dan kebutuhannya.
Humas SULBI, Angelia Ramarhani, mengatakan pendekatan inklusi dilakukan melalui aksi nyata. Salah satunya dengan menggelar kegiatan bersama anak-anak dari berbagai latar belakang.
“Kita memberikan ruang dan kesempatan untuk bisa berkembang,” ujar Angelia. Menurutnya, penyandang disabilitas layak memperoleh kesempatan yang sama.
Lovelia menambahkan seluruh kegiatan SULBI selalu terbuka bagi relawan baru. Masyarakat dapat bergabung tanpa dipungut biaya dan memperoleh sertifikat keikutsertaan.
Menurutnya, keterlibatan relawan menjadi bagian penting membangun Semarang sebagai kota inklusif. Program tersebut juga menyasar generasi muda sebagai agen perubahan.
SULBI berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan inklusi. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kesetaraan bagi seluruh warga tanpa diskriminasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....