Mengenal Bunga Mawar Lebih Dekat Beserta Fakta Uniknya
- 19 Jul 2026 19:53 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Bunga mawar dikenal sebagai salah satu bunga paling populer di dunia. Selain memiliki warna dan aroma yang khas, mawar juga menyimpan sejarah panjang. Penelitian menunjukkan bahwa fosil mawar telah ada sejak sekitar 35 juta tahun lalu, sedangkan budidayanya diperkirakan dimulai sekitar 5.000 tahun yang lalu di Tiongkok sebelum menyebar ke berbagai wilayah dunia.
Tak hanya menjadi tanaman hias, mawar juga memiliki makna penting dalam berbagai peradaban. Pada masa Yunani dan Romawi kuno, bunga ini dikaitkan dengan dewi cinta, Aphrodite atau Venus, sehingga sering dijadikan lambang cinta, keindahan, dan kasih sayang. Bahkan, catatan filsuf Tiongkok Konfusius menyebutkan bahwa perpustakaan kekaisaran pada masanya memiliki ratusan buku yang membahas tentang bunga mawar.
Secara ilmiah, mawar termasuk dalam genus Rosa yang memiliki sekitar 150 spesies. Tanaman ini terdiri atas beberapa jenis, seperti mawar memanjat, mawar semak, dan mawar taman modern. Mawar liar umumnya hanya memiliki lima kelopak, sedangkan mawar hasil budidaya memiliki jumlah kelopak yang lebih banyak karena proses persilangan untuk menghasilkan bentuk dan warna yang beragam.
Menurut Royal Horticultural Society (RHS) di Inggris dan Encyclopaedia Britannica, mawar tidak hanya dikenal sebagai tanaman hias, tetapi juga dimanfaatkan dalam industri parfum, kosmetik, hingga pengobatan tradisional. Hingga kini, bunga mawar tetap menjadi simbol yang dikenal luas di berbagai negara sebagai lambang cinta, penghormatan, persahabatan, dan keindahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....