Kukerta Unri Kembangkan Budi Daya Maggot BSF
- 17 Jul 2026 16:47 WIB
- Pekanbaru
Poin Utama
- Kukerta Unri Kembangkan Budi Daya Maggot BSF
- Mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Rumbai Jaya melaksanakan pendampingan budi daya maggot Black Soldier Fly (BSF) bagi kelompok peternak setempat, Kamis 16 Juli 2026
RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Rumbai Jaya melaksanakan pendampingan budi daya maggot Black Soldier Fly (BSF) bagi kelompok peternak setempat, Kamis 16 Juli 2026. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap pakan pabrikan yang harganya terus meningkat, sekaligus menciptakan kemandirian pakan ternak berbasis potensi lokal.
Ketua Kelompok Kukerta Unri Desa Rumbai Jaya, Martin, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berupa penyuluhan, tetapi juga pelatihan praktik mulai dari pengenalan siklus hidup BSF, teknik penetasan telur, hingga pembangunan sarana budi daya maggot.
"Kami telah melaksanakan sosialisasi pemanfaatan maggot BSF sebagai pakan ternak, pupuk organik, sekaligus peluang usaha berkelanjutan. Harapan kami, ilmu yang diberikan dapat terus diterapkan masyarakat meski masa Kukerta telah berakhir," ujar Martin.
Program ini mendapat dukungan dari Petugas Peternakan Desa Rumbai Jaya, Agus Riyanto. Menurutnya, inovasi yang dibawa mahasiswa memberikan wawasan baru sekaligus memotivasi para peternak untuk mengembangkan pakan alternatif yang lebih efisien.
"Program ini sangat baik karena menambah pengetahuan dan memotivasi peternak untuk terus berinovasi. Pemanfaatan maggot juga sangat relevan untuk menekan biaya pakan tanpa mengurangi kualitas nutrisi ternak," katanya.
Ketua Kelompok Ternak Tunas Muda, Turiman, mengaku program tersebut memberikan manfaat besar bagi pengembangan usaha peternakan. Ia mengatakan maggot BSF dapat menjadi alternatif pakan yang lebih efisien untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak sapi.
"Manfaatnya sangat besar bagi kelompok kami, terutama untuk meningkatkan efisiensi biaya pakan dan memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Kami berharap inovasi ini bisa dipelajari bersama oleh kelompok peternak lainnya," ungkap Turiman.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa Kukerta Universitas Riau, petugas peternakan desa, dan Kelompok Ternak Tunas Muda, program budi daya maggot BSF diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian pakan ternak sekaligus mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....