Selama MPLS, SMAN 9 Surabaya Dorong Siswa Baru Aktif Ikuti Ekstrakulikuler
- 15 Jul 2026 22:13 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pada penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026, SMAN 9 Surabaya mendorong para siswa-siswi baru untuk aktif mengikuti ekstrakulikuler melalui kegiatan Inaugurasi atau penyambutan siswa baru dengan sajian pertunjukkan minat bakat. Penyelenggaraan MPLS hari ketiga ini, pihak sekolah bersama siswa kelas 11 dan 12 menyiapkan pilihan ekstrakulikuler bagi siswa baru diantaranya seperti Paskribraka, Futsal, Dance, Musikalitas dan berbagai macam ekstrakulikuler lainnya.
Ketua Panitia MPLS SMAN 9 Widiyanti Sifunita Sufia, S.Pd., saat diwawancara RRI Rabu 15 Juli 2026 mengatakan tujuan diadakannya materi Inagurasi tersebut yakni untuk melatih kreatifitas dan inovasi dari siswa baru agar nantinya dapat berdampak positif dalam proses belajar siswa. “Jadi para siswa baru ini memang kami arahkan untuk bisa berkreasi dengan bebas. Dan selama inagurasi tadi mereka kami beri tugas untuk menampilkan kebolehan mereka, jadi kita undi dan ada yang dapat dance, musik, puisi, dan mereka kreasikan secara bebas,” ujar Widiyanti.
Ia menambahkan aspek non akademis juga sangat penting bagi kualitas pendidikan anak serta menumbuhkan kedekatan antar warga sekolah agar proses belajar mengajar kedepan dapat berjalan secara menyenenangkan. “Jadi memang kami di arahkan oleh Dinas Pendidikan Jatim agar tidak fokus pada intrakulikuler saja, namun juga perlu meningkatkan kualitas dari ekstrakulikuler dan kokulikuler. Tujuannya tentu untuk membuat anak senang dengan pendidikan,” ucapnya.
Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 9 Surabaya Muhammad Royhan, S.Pd menilai peran kakak kelas dan guru pendamping pada Inagurasi ini sejalan dengan misi anti perundungan sesuai tema MPLS Ramah 2026. “Di Inagurasi ini melibatkan siswa kelas 11 dan 12, ada juga peran guru pendamping untuk memberi materi ke siswa baru. Harapannya agar tiga pihak tersebut bisa membaur dan merealisasikan anti perundungan sesuai tema MPLS tahun ini,” ucap Royhan.
Selain Inagurasi, SMAN 9 Surabaya juga menghadirkan berbagai materi salah satunya sosialisasi bahaya Napza, potensi akses online ilegal seperti judol phising serta situs berbahaya, dan juga screening kesehatan pda siswa baru dengan melibatkan instansi kesehatan terkait. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan psikotes dan kesehatan jasmani untuk mengetahui potensi anak menuju jenjang selanjutnya.
Selain ekstrakulikuler, SMAN 9 Surabaya juga berkomitmen untuk mengedepankan sopan santun, adab, dan budi pekerti luhur yang mengedepankan 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan, Santun). SMA Negeri 9 juga membawakan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat bergizi, bermasyarakat, bersahabat dengan teman serta tidur lebih awal.
Disamping itu, SMAN 9 Surabaya juga memberikan pelatihan menanam komoditas sayuran dan berbagai komoditas serta berternak seperti lele untuk memperkuat misi ketahanan pangan yang telah di instruksikan oleh Dinas Pendidikan Jatim. Upaya pelatihan tersebut secara tidak langsung juga mendukung aspek Gerakan Rukun Sama Teman (GRST) merupakan gerakan pembiasaan positif yang mendorong murid membangun hubungan yang sehat, saling menghargai, dan peduli terhadap sesama dan lingkungan yang ada di sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....