Cara Root POCO X8 Pro dengan Aman dan Mudah

  • 14 Jul 2026 19:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Unlock Bootloader (UBL) pada POCO X8 Pro secara otomatis membatalkan garansi resmi perangkat dan membuat pengguna menanggung biaya perbaikan sendiri jika terjadi kerusakan sistem.
  • Proses rooting melibat lima langkah teknis: unlock bootloader, download Fastboot ROM resmi, extract init_boot.img, install Magisk Manager atau KernelSU, dan flashing file patched melalui mode Fastboot.
  • Pengguna harus menghubungkan akun Mi ke perangkat dan menunggu verifikasi beberapa hari sebelum proses unlock bootloader dapat diselesaikan melalui Mi Unlock Tool di komputer.

RRI.CO.ID, Palembang - Sebagai salah satu smartphone tangguh yang digemari para gamer dan power user, POCO X8 Pro menawarkan spesifikasi jempolan dengan antarmuka HyperOS yang responsif. Namun, bagi sebagian pengguna, performa bawaan pabrik masih dirasa belum maksimal jika belum mendapatkan hak akses penuh ke sistem. Melakukan proses rooting pada ponsel ini menjadi jalan pintas favorit untuk membuka berbagai fitur kustomisasi tingkat lanjut, mulai dari pemasangan modul kustom, overclocking, hingga optimalisasi baterai secara mendalam.

Sebelum tergiur dengan segudang kelebihan yang ditawarkan, ada salah satu hal krusial yang wajib dipahami dengan matang. Proses root mengharuskan kamu untuk melakukan Unlock Bootloader ( UBL), sebuah tindakan yang secara resmi akan membatalkan garansi ponsel kamu.

Kamu bisa membaca pernyataan resmi pabrikan mengenai hilangnya garansi akibat pembukaan bootloader dan root ini secara langsung melalui FAQ Pengantar Pengguna Kunci Boot Loader Xiaomi Indonesia. Kehilangan garansi berarti kamu harus menanggung biaya perbaikan sendiri jika terjadi kerusakan sistem (brick) atau hardware setelah ponsel di root, jadi pastikan kamu siap dengan konsekuensi tersebut.

Langkah teknis pertama yang harus ditempuh adalah melakukan Unlock Bootloader (UBL). Caranya kamu harus mengaktifkan Opsi Pengembang"di dalam menu setelan POCO X8 Pro kamu lalu beri centang pada menu "Buka Kunci OEM"dan "Debugging USB". Setelah itu, kamu perlu menghubungkan akun Mi milikmu ke perangkat tersebut melalui menu status UBL, mengunduh Mi Unlock Tool di komputer, dan mengikuti proses antrean verifikasi yang biasanya memakan waktu tunggu beberapa hari sebelum tombol buka kunci akhirnya bisa diklik oleh sistem komputer.

Setelah status bootloader sukses terbuka (unlocked), langkah kedua adalah menyiapkan bahan modifikasi berupa file ROM resmi yang sesuai dengan versi HyperOS yang saat ini berjalan di ponselmu. Kamu harus mengunduh file Fastboot ROM resmi dari POCO X8 Pro, lalu mengekstraknya di komputer untuk mencari file bernama "init_boot.img". File inilah yang memuat kernel sistem dasar dan menjadi target utama untuk disisipi akses root.

Ilustrasi mode fastboot pada ponsel Xiaomi. (Foto:Gemini.AI)

Langkah ketiga bergeser ke ponsel kamu, di mana kamu harus memindahkan file "init_boot.img" yang sudah diekstrak tadi ke memori internal POCO X8 Pro. Selanjutnya, instal aplikasi pengelola root terpercaya seperti Magisk Manager atau KernelSU versi terbaru. Buka aplikasi tersebut, pilih opsi instalasi, klik "Pilih dan Tambal File" (Select and Patch a File), lalu arahkan ke file image yang baru saja kamu pindahkan agar aplikasi bisa menambalnya menjadi file baru bermerek "patched".

Langkah keempat adalah proses penulisan ulang (flashing) file yang sudah di tambal tadi menggunakan komputer. Matikan POCO X8 Pro kamu, lalu masuk ke mode Fastboot dengan menekan tombol Power dan Volume Bawah secara bersamaan sampai muncul logo Fastboot dilayar ponsel. Sambungkan HP ke PC menggunakan kabel data berkualitas, buka Command Prompt (CMD) di folder ADB/Fastboot komputer, lalu ketik perintah "fastboot flash init_boot [nama_file_patched].img" untuk memasukkan akses root ke dalam sistem partisi ponselmu.

Terakhir, ketik perintah "fastboot reboot" pada komputer agar POCO X8 Pro milikmi melakukan restart dan masuk kembali ke sistem utama secara normal. Setelah ponsel menyala, buka kembali aplikasimagisk atau KernelSU untuk memverifikasi bahwa status root telah aktif secara penuh. Kini kamu sudah berhasil memegang kendali penuh atas perangkatmu, namun selalu ingat untuk berhati-hati saat memasang modul kustom agar ponsel tetap berjalan stabil dan aman dari ancaman malware.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....