Bukan Modal Intuisi, Ini Skill Wajib Calon Profesional Era Transformasi Digital
- 14 Jul 2026 07:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Era transformasi digital yang berkembang sangat pesat saat ini mendorong perubahan dalam menjalankan proses bisnis. Keputusan bisnis yang akurat kini wajib ditopang oleh data, analisis, serta metode yang terstruktur, demi meminimalkan risiko dan menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Hal tersebut mengemuka dalam kuliah umum bertajuk "Strategi Pengambilan Keputusan Berbasis Data untuk Peningkatan Kinerja Industri" yang digelar oleh Program Magister Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu, 11 Juli 2026.
Acara ini menghadirkan praktisi ahli, Adityanto Prayogo, selaku Head of Division Human Capital Management PT PAL Indonesia. Kuliah umum ini diikuti secara antusias oleh 25 peserta lintas kampus, meliputi mahasiswa Teknik Industri dari UII, UTY, UP45, hingga UPGRI Yogyakarta.
Ketua Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc. mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan dunia industri terhadap sumber daya manusia yang mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat wawasan dan keterampilan peserta agar tidak hanya memahami konsep pengambilan keputusan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan industri yang semakin kompleks dan dinamis.
"Transformasi digital telah mengubah cara organisasi menjalankan proses bisnis. Sehingga kemampuan menganalisis data dan menerjemahkannya menjadi keputusan strategis menjadi kompetensi yang sangat penting bagi mahasiswa maupun profesional," katanya.
Sementara Head of Division Human Capital Management PAL Indonesia, Adityanto Prayogo menegaskan, keputusan yang tepat tidak lagi cukup mengandalkan intuisi, tetapi perlu didukung oleh data, informasi, analisis, dan metode yang terstruktur agar mampu meningkatkan produktivitas, meminimalkan risiko, serta menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, pengambilan keputusan yang didasarkan pada data menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki calon profesional di era transformasi digital.
Dalam kuliah ini, praktisi industri Adityanto Prayogo juga membagikan pengalaman mengenai penerapan data sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan di dunia industri. Dalam paparannya, terungkap bahwa pengambilan keputusan berbasis data merupakan proses memilih alternatif terbaik berdasarkan fakta, analisis, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Pendekatan tersebut membantu organisasi mengurangi ketidakpastian, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis," ujarnya.
Peserta juga diperkenalkan pada empat tahapan utama dalam pengambilan keputusan berbasis data, yaitu mengidentifikasi permasalahan, mengumpulkan dan mengolah data, menganalisis berbagai alternatif solusi, serta melakukan implementasi yang disertai evaluasi hasil. Menurut Adityanto, keberhasilan sebuah keputusan tidak hanya ditentukan oleh kualitas data, tetapi juga kemampuan organisasi dalam menginterpretasikan informasi menjadi langkah strategis.
Selain konsep dasar, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai metode yang umum digunakan dalam pengambilan keputusan, seperti Decision Tree, SWOT Analysis, Matriks Eisenhower, Matriks Ansoff, Business Model Canvas (BMC), hingga RACI Matrix. Berbagai metode tersebut dapat dipilih sesuai karakteristik permasalahan, mulai dari penentuan prioritas pekerjaan, penyusunan strategi bisnis, pengembangan produk, hingga pengelolaan organisasi.
Untuk memperkuat pemahaman, narasumber mengajak peserta melakukan simulasi melalui studi kasus nyata dari berbagai perusahaan. Peserta diminta menganalisis persoalan pada sektor industri, mengidentifikasi data yang dibutuhkan, memilih metode analisis yang tepat, kemudian menyusun rekomendasi keputusan yang dapat diterapkan.
"Pendekatan ini memberikan pengalaman praktis mengenai bagaimana data dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang efektif," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UII terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, berpikir kritis, serta mampu memanfaatkan data dalam menyelesaikan persoalan nyata di dunia kerja. Kompetensi tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap lulusan yang mampu menghasilkan keputusan secara cepat, akurat, dan berbasis bukti.
Kuliah ini juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan transformasi digital sekaligus memperkuat kesiapan mereka menjadi profesional yang mampu menciptakan inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi melalui pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan berbasis data.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....