SMKN 2 Baubau Bekali 346 Siswa Baru dengan Etika dan Keamanan Digital
- 13 Jul 2026 20:44 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 2 Baubau tidak hanya menjadi ajang mengenal lingkungan sekolah dan guru.
Kegiatan MPLS di sekolah yang terletak di Kelurahan Lipu ini resmi dimulai pada Senin 13 Juli 2026 dan diikuti oleh 346 siswa baru.
Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini juga membekali ratusan peserta didik baru dengan pengetahuan tentang keadaban dan keamanan digital, sebagai bekal menghadapi tantangan di era teknologi.
Pada hari pertama, para peserta mengikuti materi keadaban dan keamanan digital yang dipusatkan di Bengkel Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Seluruh siswa tampak antusias mengikuti pemaparan yang dikemas secara interaktif.

Guru pemateri, Hasrul, menekankan pentingnya membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab. Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak terhadap konsentrasi belajar, kesehatan, hingga perilaku sosial peserta didik.
Dalam materinya, Hasrul memperkenalkan konsep Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break. Guru Teknik Komputer dan Jaringan ini mengajak para siswa untuk mengatur durasi penggunaan gawai, menentukan area yang bebas dari penggunaan telepon seluler, serta membiasakan diri beristirahat dari layar agar penggunaan teknologi tetap sehat dan produktif.
"Kami ingin siswa mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, bukan justru menjadi ketergantungan. Karena itu, mereka perlu bijak menggunakan gawai dan mampu mengatur waktu penggunaannya," jelas Hasrul.
Selain materi mengenai etika dan keamanan digital, rangkaian MPLS tahun ini juga menghadirkan sejumlah instansi sebagai narasumber. Polres Baubau akan memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta disiplin berlalu lintas. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Baubau akan membahas fenomena sosial dan perilaku remaja, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau akan memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), sedangkan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) akan mengisi materi literasi digital.
MPLS dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 17 Juli 2026, dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi dunia pendidikan kejuruan.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SMKN 2 Baubau menerima 346 peserta didik baru yang tersebar di tujuh program keahlian, yakni Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Konstruksi dan Properti (TKP), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Teknik Audio Video (TAV).
Melalui materi yang relevan dengan perkembangan zaman, SMKN 2 Baubau berharap para peserta didik baru tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, cakap memanfaatkan teknologi, dan mampu menjadi generasi digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....