Olah Limbah Pisang, SMP IL Kapten Fatubaa Raih Juara Umum AHS Competition 2026

  • 09 Jul 2026 11:32 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • SMP IL Kapten Fatubaa dari Desa Fatubaa, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur berhasil meraih Juara Utama AIA Healthiest Schools Competition 2026 dengan hadiah senilai US$40.000.
  • Sekolah mengintegrasikan pendidikan lingkungan dan kewirausahaan melalui inovasi mengubah limbah kulit pisang menjadi es krim, kompos, dan pupuk cair yang memberikan manfaat bagi lebih dari 1.000 orang.
  • Kompetisi ini merupakan inisiatif AIA Healthiest Schools tahun keempat yang mendorong pelajar usia 5-16 tahun menerapkan empat pilar kesehatan: pola makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan.
  • Sekolah ini terletak di wilayah perbatasan terpencil dengan siswa harus menempuh perjalanan 12 kilometer melewati jalan berbatu dan menyeberangi sungai 48 meter tanpa jembatan untuk mengikuti pembelajaran.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kompetisi AIA Healthiest Schools menunjukkan bagaimana para pelajar di kawasan Asia Pasifik mengubah gaya hidup sehat menjadi aksi nyata yang mendorong perubahan perilaku berkelanjutan. SMP IL Kapten Fatubaa, sebuah sekolah menengah pertama di Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berhasil meraih Juara Utama AIA Healthiest Schools (AHS) Competition 2026 dan memperoleh hadiah senilai US$40.000.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan sekolah mengintegrasikan pendidikan lingkungan, kewirausahaan, dan keterlibatan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi es krim, kompos, dan pupuk cair yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1.000 orang.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, kompetisi ini merupakan inisiatif utama dalam program AIA Healthiest Schools (AHS) yang mendorong peserta didik berusia 5–16 tahun menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari melalui empat pilar utama, yaitu pola makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan.

SMP IL Kapten Fatubaa terpilih sebagai Pemenang Regional setelah menyisihkan hampir 1.000 karya dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, jumlah partisipasi tertinggi sejak program ini diluncurkan. Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni regional yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

AIA Healthiest Schools Competition menantang sekolah untuk mengubah gagasan terbaik mereka mengenai kesehatan dan kesejahteraan menjadi aksi nyata. Dengan menerapkan pembelajaran untuk menjawab tantangan di kehidupan sehari-hari, para siswa tidak hanya membangun kebiasaan hidup sehat, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi sekolah maupun masyarakat di sekitarnya.

Head Judge of the AIA Healthiest Schools Competition sekaligus AIA Group Chief Marketing Officer Stuart A. Spencer mengatakan AIA Healthiest Schools Competition merupakan program terbesar di Asia dalam bidangnya dan membantu generasi muda mengambil peran aktif terhadap kesehatan mereka dengan mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata.

“Di seluruh kawasan, kita melihat meningkatnya tingkat kurangnya aktivitas fisik, kualitas nutrisi yang menurun, serta meningkatnya tekanan terhadap kesehatan mental anak muda. Berbagai bukti menunjukkan bahwa intervensi sejak dini dapat memberikan dampak yang bertahan lama. Melalui program ini, para siswa membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengembangkan keterampilan hidup penting seperti kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kerja sama,” ucapnya melalui keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.

Siswa SMP IL Kapten Fatubaa, saat mengolah limbah pisang jadi produk berkelanjutan. Foto : Istimewa

Program ini jauh melampaui sekadar meningkatkan kesadaran. Program ini mendorong perubahan perilaku yang nyata dan berkelanjutan serta menjadi wujud nyata komitmen AIA untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik.

“Selamat kepada Pemenang Regional kami, SMP IL Kapten Fatubaa dari Indonesia, serta para pemenang pada masing-masing kategori. Kisah inspiratif kalian akan menginspirasi lebih banyak generasi muda di seluruh Asia dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat," tambah Stuart.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Group Chief Executive and President AIA Group Lee Yuan Siong mengatakan, hal yang paling kuat dari program ini adalah kemampuannya mengubah kesehatan dari sesuatu yang hanya dipelajari siswa menjadi sesuatu yang mereka praktikkan setiap hari. Tindakan sederhana seperti makan lebih sehat, lebih aktif bergerak, dan menjaga kesehatan mental mungkin terlihat kecil.

"Namun ketika dilakukan secara konsisten di sekolah dan komunitas, tindakan tersebut mampu menciptakan perubahan perilaku dalam skala yang lebih luas," ujarnya.

Dia ajang penghargaan tersebut, Guru Sekolah SMP IL Kapten Fatubaa Antonius Kapitan mengatakan bahwa dia tak menyangka bahwa sekolahnya dapat memenangkan penghargaan ini. “Kami para guru terutama para siswa hanya berusaha yang terbaik. Kami berusaha mengubah kulit pisang menjadi produk seperti es krim, pupuk cair, dan pupuk kompos,” ucapnya.

“Kami punya tugas melanjutkan projek ini karena tujuan kegiatan ini bukan untuk memenangkan penghargaan, namun untuk para siswa kami, masa depan mereka, dan komunitas di sekitar kami. Kami ingin terus berproduksi dan memberikan manfaat kepada lebih banyak siswa dan komunitas,” ujar Antonius.

SMP IL Kapten Fatubaa merupakan sekolah yang berada di wilayah perbatasan terpencil di Desa Fatubaa, Indonesia. Para siswa harus menempuh perjalanan sejauh 12 kilometer melewati jalan berbatu serta menyeberangi sungai selebar 48 meter tanpa jembatan untuk dapat mengikuti kegiatan belajar.

Sekolah ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi lingkungan, terbatasnya akses air bersih, hingga pengelolaan sampah yang belum optimal, terutama limbah kulit pisang yang dihasilkan dari Gerakan Makan Sehat. Kondisi tersebut mendorong lahirnya kebutuhan akan solusi yang berkelanjutan dan relevan dengan kondisi setempat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan, kepedulian lingkungan, serta keterampilan hidup siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....