Bahagia Itu Bisa Dijelaskan Secara Kimia, Ini Penjelasannya
- 16 Jun 2026 01:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Setiap kita ingin hidup bahagia, namun bagaimana kebahagiaan itu secara sains. Dalam tubuh kita kebahagiaan bukan sekedar perasaan, melainkan hasil kerja molekul – molekul kecil yang luar biasa yang kita kenal dengan molekul kebahagiaan.
Prof. Dr. Agutino Zulys Guru Besar FMIPA UI, menjelaskan bahwa ada 4 molekul kebahagiaan, yaitu dopamine ini merupakan hormon pencapaian, ini yang membuat kita merasa senang saat berhasil, misalnya lulus ujina, diterima bekerja, atau bahkan dapat notifikasi. Secara ilmiah dopamine bekerja di reward sistem otak kita, tapi hati – hati kelebihan dopamine bisa bikin kecanduan dengan hal yang kita sukai seperti skrol media sosial.
Kemudian ada serotonin, ini adalah hormon ketenangan yang membuat kita tenang dan stabil, tidak mudah stress. Lalu ada juga endorphin ini merupakan pereda rasa sakit alami,hormon ini keluar saat kita olahraga, tertawa atau bahkan menangis lega. Secara kimia endorphin ini mirip dengan opioid alami tubuh, bisa mengurangi nyeri dan meningkatkan rasa aman.
Berikut adalah oksitosin, ini adalah hormon cinta dan ikatan, hormon ini keluar saat kita berbagi dan merasa dekat dengan orang lain. Ini yang membuat hubungan manusia terasa hangat, bahkan terbukti menurunkan hormon stres atau kortisol.
Bagaimana cara meningkatkan hormon – hormon ini, yaitu bisa dengan olahraga yang menyenangkan, berinteraksi sosial, bermain bersama anak, romantisme bersama pasangan sah, menjalankan aktivitas hobi, dan hal – hal menyenangkan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....