ITSafe, Solusi Digital Cegah Pelecehan Seksual di Kampus

  • 13 Mei 2026 20:01 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kasus pelecehan dan kekerasan seksual di kampus masih menjadi perhatian. Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember menghadirkan solusi melalui sistem digital bernama ITSafe.

Pengembangan WebGIS untuk pelaporan dan pemetaan area rawan tindak asusila. Sistem ini dirancang untuk mendukung ruang kampus yang aman dan inklusif.

ITSafe dikembangkan oleh mahasiswa Departemen Teknik Geomatika ITS bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan ITS. Sistem ini memanfaatkan pelaporan crowdsourcing dan pemetaan spasial.

Melalui laman tersebut, mahasiswa dapat melaporkan area yang dianggap rawan. Bentuknya meliputi catcalling, pelecehan verbal, hingga tindak kriminal lain.

Ketua Satgas PPK ITS, Prida Novarita Trisanti, mengatakan ITSafe memudahkan tindak lanjut laporan.“Melalui ITSafe ini, kami terbantu memahami area yang masih kurang CCTV, penerangan, dan patroli keamanan,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026.

Salah satu penggagas, Josephine Novellia, menjelaskan ITSafe memiliki beberapa fitur utama. “Laman ini memuat formulir pelaporan, peta persebaran area rawan, dan analisis hasil pelaporan,” katanya.

Pada formulir pengaduan, pelapor tidak perlu mencantumkan identitas pribadi. Sistem hanya meminta e-mail untuk umpan balik otomatis.

Pelapor juga dapat menandai titik lokasi dan kondisi area yang dianggap tidak aman. “Terakhir, pelapor dapat menuliskan kronologi dan pengalaman di lokasi tersebut,” ucap Novellia.

Hasil laporan yang telah diverifikasi ditampilkan pada fitur peta persebaran. Pengguna dapat melihat titik rawan beserta kondisi fisiknya.

Novellia menuturkan fitur peta digital membantu membaca tingkat kerawanan suatu area. “Pengguna dapat melihat konsentrasi kerawanan pada lokasi tertentu,” katanya.

Anggota tim, Duta Satrio Wibowo, menambahkan data divisualisasikan dengan simbol tertentu. Salah satunya berupa heatmap.

“Visualisasi heatmap menunjukkan area dengan intensitas kerawanan lebih tinggi berdasarkan persepsi pelapor,” ujar Duta. Data pengaduan yang memerlukan pendampingan akan diserahkan ke Satgas PPK ITS.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. ITSafe diharapkan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman bagi seluruh sivitas akademika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....