Pemkab Kubar Siapkan Rp50 Miliar untuk Pengembangan Poltek Sendawar

  • 13 Apr 2026 19:08 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyiapkan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk pengembangan Perguruan Tinggi Politeknik Sendawar.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), alokasi anggaran direncanakan secara bertahap. Yakni Rp7,5 miliar pada 2026, Rp22,5 miliar pada 2027, dan Rp20 miliar pada 2028.

Direktur Politeknik Sendawar, Silvanus Parayu Prana Warman, mengatakan program pengembangan tersebut bukan usulan dari pihak kampus semata, melainkan bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia.

“Ini memang program prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati sekarang untuk peningkatan SDM, dan Politeknik menjadi salah satu sasarannya,” kata Silvanus kepada RRI Sendawar, Senin 13 April 2026.

Menurutnya, rencana pembangunan akan difokuskan pada fasilitas dasar, seperti ruang kuliah bersama, asrama mahasiswa, dan laboratorium.

“Rencananya ruang kuliah bersama, kemudian asrama, karena banyak mahasiswa dari daerah jauh yang kesulitan tempat tinggal di Barong Tongkok. Selain itu juga laboratorium, itu yang kita fokuskan dulu,” ujarnya.

Silvanus menjelaskan, pembangunan asrama menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung mahasiswa dari kampung-kampung terpencil agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya dan ketersediaan tempat tinggal.

Menurutnya pembenahan infrastruktur menjadi fokus utama karena fasilitas kampus belum mengalami pembaruan signifikan sejak pembangunan terakhir pada 2008–2009.

“Kita fokus dulu ke infrastruktur, karena sudah lama belum ada pembaruan. Harapannya kepercayaan masyarakat meningkat dan anak-anak Kubar bisa kuliah di daerah sendiri tanpa harus ke luar,” ucapnya.

Ia menambahkan, peningkatan sarana akan diiringi dengan penyiapan tenaga pendidik secara bertahap guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Ke depan, Politeknik Sendawar juga memiliki wacana untuk bertransformasi menjadi universitas, seiring peningkatan fasilitas dan kapasitas kelembagaan. Wacana tersebut didorong oleh Ketua Pembina Yayasan, Ismail Thomas.

“Juga ada wacana yang memang digadang-gadang oleh Pak Ketua Pembina, Pak Ismail Thomas itu untuk bertransformasi menjadi sebuah universitas,” katanya.

Sementara itu, rencana pembangunan masih dalam tahap perencanaan teknis. Pemerintah daerah melalui dinas terkait tengah menyusun desain engineering (DED) dan menjalankan proses tender.

Selain infrastrruktur, pemerintah daerah lanjut Silvanus juga memberi bantuan biaya pendidikan sekitar Rp3 juta per orang setiap tahun

“Saat ini jumlah mahasiswa Politeknik Sendawar sekitar 370 lebih orang. Mereka juga dapat bantuan Pemda dan Provinsi. Kalau yang kabupaten itu tiga juta per orang,” ujarnya.

Dengan bantuan dan perhatian Pemda, ia optimistis penyiapan SDM Kutai Barat semakin baik ke depannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....