FKIP ULM Jalani Asesmen Akreditasi Internasional
- 13 Feb 2026 12:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat menjalani International Accreditation Assessment Visit sebagai langkah strategis menuju World Class University. Proses asesmen internasional yang difasilitasi ACQUIN tersebut berlangsung pada 12–13 Februari 2026 secara hybrid dengan melibatkan asesor dari berbagai negara Eropa dan kawasan lainnya.
Visitasi dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan tiga asesor secara langsung di kampus serta sembilan asesor internasional yang mengikuti secara daring. Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki, menjelaskan bahwa asesmen ini merupakan tahap verifikasi lapangan terhadap dokumen akreditasi yang telah dipersiapkan hampir dua tahun terakhir.
“Selain menelaah dokumen yang telah kami kirimkan, para asesor juga melihat langsung fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta layanan akademik yang kami selenggarakan,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia menambahkan, seluruh isi borang akreditasi diverifikasi secara faktual melalui peninjauan sarana dan prasarana pembelajaran, layanan mahasiswa termasuk bagi penyandang disabilitas, serta sistem penjaminan mutu. Proses ini juga mencakup wawancara dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, hingga pengguna lulusan.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran ULM, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pendampingan akreditasi internasional merupakan bagian dari strategi peningkatan daya saing global institusi. Ia menyebut proses tersebut telah berlangsung sekitar dua tahun, mulai dari penyusunan dokumen, peninjauan, hingga pelaksanaan asesmen lapangan.
Menurutnya, aspek yang dinilai mencakup sistem admisi mahasiswa, kurikulum berbasis Outcome-Based Education, pengembangan dosen, penjaminan mutu berkelanjutan, sarana prasarana, keselamatan dan kesehatan kerja, serta lingkungan kampus yang inklusif dan menjunjung kesetaraan gender.
Sebanyak sembilan program studi mengikuti asesmen ini, yaitu Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sosiologi, PPKn, Pendidikan IPS, Seni Pertunjukan, Geografi, Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Pendidikan Bahasa Inggris. Seluruh program studi tersebut berasal dari rumpun pendidikan dan sosial humaniora.
Pelaksana Harian Rektor ULM, Yusuf Azis, menyampaikan bahwa saat ini ULM telah memiliki enam program studi terakreditasi internasional serta Laboratorium Terpadu yang tersertifikasi ISO. Ia menambahkan, universitas menargetkan 15 program studi meraih akreditasi internasional sebagai bagian dari arah kebijakan menuju World Class University.
“Komitmen ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkualitas global dan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....