Harga Emas di Mimika Alami Fluktuasi
- 06 Feb 2026 17:34 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,MIMIKA – Saat ditemui di Toko Emas Indah 2, Jalan Bougenville, Timika, Jumat (6/2/2026), Manager Toko Emas Indah 2, Fitra Dakbir Sabir, memaparkan kondisi terkini harga emas di wilayah Timika yang mengalami fluktuasi sejak awal Februari 2026. Saat ini, harga emas perhiasan berada di kisaran Rp2.900.000, setelah sebelumnya sempat menyentuh level Rp3.150.000.
Fitra menjelaskan, perubahan harga emas merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi oleh pergerakan pasar harian. Namun, selain melihat pergerakan harian, pihaknya juga mencatat perkembangan harga secara bulanan dan tahunan untuk melihat tren jangka panjang.
Dalam kondisi ekonomi global yang stabil, kenaikan harga emas umumnya berada di kisaran 4 hingga 11 persen per tahun. Sementara itu, pada kondisi ekonomi yang tidak normal atau penuh ketidakpastian, harga emas dapat melonjak hingga 24 persen, seperti yang terjadi pada tahun 2020.
Ia menambahkan bahwa pada tahun 2021, harga emas sempat mengalami stagnasi, sehingga anggapan bahwa harga emas selalu naik tidak sepenuhnya benar. “Harga emas bisa naik, tapi juga bisa turun,” ujarnya. Bahkan, fluktuasi tersebut terlihat jelas pada tahun 2025, di mana harga emas mengalami lonjakan signifikan hingga sekitar 64 persen. Kenaikan tajam tersebut dipicu oleh berbagai faktor global, termasuk ketidakpastian ekonomi dunia.
Memasuki tahun 2026, Fitra memprediksi harga emas masih berpotensi mengalami peningkatan, meski tidak setinggi tahun sebelumnya. Ia memperkirakan kenaikan harga emas berada di kisaran 3,5 persen sepanjang tahun ini. Prediksi tersebut didasarkan pada kondisi ekonomi global yang masih dinamis serta kecenderungan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai.

Lebih lanjut, Fitra mengingatkan masyarakat agar tidak salah persepsi dalam memandang emas sebagai instrumen investasi. Menurutnya, investasi emas sebaiknya difokuskan untuk jangka panjang, dengan periode ideal minimal lima tahun agar keuntungan yang diperoleh lebih optimal. Meski demikian, ia mengakui bahwa pada kondisi tertentu, seperti saat terjadi lonjakan harga, sebagian investor bisa memperoleh keuntungan dalam waktu yang lebih singkat.
Terkait penjualan kembali emas, khususnya emas perhiasan, Fitra menjelaskan bahwa nilai jual sangat bergantung pada kondisi fisik barang.
Selain itu, setiap toko memiliki kebijakan masing-masing. Saat ini, rata-rata potongan harga jual kembali emas perhiasan di toko emas berada di kisaran 12 persen, selama kondisi perhiasan masih layak dan tidak mengalami kerusakan signifikan.
Ia berharap masyarakat di Timika dapat lebih memahami karakter investasi emas, sehingga tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan jual beli dan dapat memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi. (SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....