Jakarta–Shenzhen Sepakati Target Sister City November 2026
- 22 Apr 2026 23:36 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melakukan pertemuan dengan Executive Vice Mayor Shenzhen, Tao Yongxin, di Fuzhong 3rd Road, Shenzhen, Tiongkok, pada Rabu 22 April 2026. Pertemuan ini dilakukan untuk menyepakati kerja sama sister city antara Jakarta dan Shenzhen yang ditargetkan pada November 2026.
“Saat ini Jakarta telah menjalin kerja sama sister city dengan Beijing dan Shanghai. Kami berharap dapat menyusun Letter of Intent (LoI) sebagai langkah awal, untuk kemudian dilanjutkan dengan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Shenzhen,” ujar Gubernur Pramono, di Tiongkok, pada Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memperkuat hubungan internasional. Selain itu, kolaborasi ini sekaligus menjadi ruang berbagi praktik baik antarkota, terutama dalam mendorong pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Jakarta dengan penduduk sekitar 11 juta jiwa, serta kawasan aglomerasi Jabodetabek yang mencapai 42 juta jiwa, menghadapi persoalan yang dulu juga dialami Beijing, seperti transportasi, kemacetan, polusi, hingga banjir. Kami ingin belajar dari Shenzhen sebagai role model,” katanya.
Hal ini pun mendapat sambutan positif dari Tao Yongxin. Bahkan, Ia menawarkan empat bidang kerja sama yang dinilai potensial untuk dikembangkan bersama.
“Kami ingin memulai dari friendship city sebagai langkah awal menuju sister city. Selain itu, ada peluang kerja sama di bidang teknologi dan inovasi, people-to-people connection seperti pertukaran mahasiswa dan budaya, serta sektor maritim,” ucap Tao Yongxin.
Menurutnya, posisi Indonesia yang strategis dalam jalur maritim global menjadi nilai tambah bagi pengembangan kolaborasi tersebut. Ia juga menyoroti tantangan Jakarta di sektor transportasi. Shenzhen siap berbagi pengalaman melalui kerja sama teknologi.
“Kami terbuka untuk mengirim perusahaan Shenzhen ke Jakarta, mulai dari elektrifikasi kendaraan, pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk layanan publik,” ujar Tao.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....