IDD PIK2 Bawa Karya Desainer Indonesia ke Global Salone del Mobile 2026
- 09 Apr 2026 17:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Desainer kenamaan Alvin Tirtowirdjo menghadirkan seleksi produk Indonesia yang merepresentasikan perkembangan industri kreatif sekaligus identitas budaya Indonesia Design District (IDD) PIK2 dalam event pameran desain internasional bergengsi Salone del Mobile di Milan, Italia yang berlangsung pada 21-26 April 2026.
Dikenal sebagai salah satu pameran furnitur dan desain terbesar di dunia, Salone del Mobile yang diselenggarakan setiap tahun di Milan menjadi titik temu para desainer, brand, arsitek, serta pelaku industri kreatif dari berbagai negara. Momen ini menjadi platform penting untuk menampilkan inovasi, eksplorasi material, serta perkembangan terkini dalam dunia desain dan arsitektur interior.
"Partisipasi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan desain khas Indonesia. Lewat IDD Pavilion, kami ingin memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki ekosistem yang mampu berpikir secara konseptual, merancang dengan kuat, dan mewujudkannya dalam kualitas yang siap bersaing di panggung global,” kata Alvin Tjitrowirjo dalam pertemuan dengan Wartawan di Elmirai Showroom, Indonesia Design District, PIK 2, Jakarta Utara. Kamis 9 April 2026.
Dalam kesempatan ini, IDD PIK2 menghadirkan booth kolaboratif bernama IDD Pavilion dengan tema House of Indonesia dan narasi yang mengedepankan ekosistem desain yang terintegrasi, sebuah destinasi yang menghubungkan berbagai elemen dalam industri desain, mulai dari desainer, brand, manufaktur, hingga komunitas kreatif khas Tanah Air. Partisipasi ini menjadikan IDD sebagai perwakilan Indonesia dari sektor swasta yang hadir untuk memperkenalkan kekayaan kreativitas serta perspektif desain Indonesia kepada audiens internasional.
Desain interior booth IDD Pavilion sendiri dirancang oleh Santi Alaysius, pendiri Domisilium Studio, yang dikenal melalui pendekatan desain interior yang mengedepankan eksplorasi ruang, material, dan narasi visual yang kuat. Melalui rancangan booth IDD
Pavilion, Santi menghadirkan interpretasi ruang yang merepresentasikan semangat kolaborasi serta dinamika ekosistem desain Indonesia.
Selain kehadiran IDD Pavilion, sejumlah desainer Indonesia juga turut berpartisipasi dalam
SaloneSatellite, bagian dari Salone del Mobile yang didedikasikan sebagai platform bagi desainer muda dari berbagai negara untuk menampilkan karya dan gagasan desain mereka kepada industri desain global.
Ditempat yang sama, Sabar Norma Megawati Panjaitan, Direktur Arsitektur Design Kementrian Ekraf mengatakan, Pemerintah bangga dengan para desainer muda ini dalam rangka mensejajarkan hasil karya anak bangsa bisa dipamerkan di Salone del Mobile Milan, Italia.
"Kita tau semua di Milan itu terkenal dengan karya seni, namun dengan karya desainer Indonesia yang tampil itu menunjukkan adanya prestasi tersendiri untuk Indonesia di mata dunia." Katanya.
Partisipasi IDD di Salone del Mobile ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam maupun luar negeri, antara lain Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Indonesia Design Development Centre (IDDC), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, serta Kedutaan Besar Republik
Indonesia (KBRI) Roma.
“IDD Pavilion menjadi cara kami memperkenalkan Indonesia sebagai ekosistem desain yang terintegrasi dan kolaboratif. Melalui Salone del Mobile, kami berharap karya para desainer Indonesia dapat semakin dikenal dan terhubung dengan industri desain global,” jelas Ipeng Widjojo, CEO IDD PIK2.
Melalui kehadiran IDD Pavilion di Salone del Mobile, Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta pameran, tetapi juga sebagai bagian dari panggung desain global. Partisipasi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru, memperluas jaringan internasional,
serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan kreatif yang terus berkembang di dunia desain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....