Wali Kota Eri Terima Penghargaan Kapolri, Sinergi Cegah Radikalisme Diperkuat
- 08 Jul 2026 18:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperkuat toleransi, perlindungan anak, literasi digital, serta pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Jawa Timur Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Samsul Priasmoro, mewakili Kapolri, di Balai Kota Surabaya, Rabu, 8 Juli 2026.
Eri menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi penyemangat bagi Pemkot Surabaya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Densus 88 dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai ancaman.
"Alhamdulillah kemarin saya sebagai Wali Kota Surabaya mendapatkan penghargaan dari Kapolri. Tetapi pada waktu itu saya tidak bisa hadir karena ibadah haji," kata Eri.
Ia menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program pencegahan bersama Densus 88.
"Saya matur nuwun (terima kasih) penghargaan yang diberikan Pak Kapolri kepada kami Pemerintah Kota Surabaya. Ini memberikan semangat kepada kami untuk terus bergerak bersama dengan Densus 88," ujarnya.
Menurut Eri, kolaborasi yang selama ini dibangun tidak hanya berfokus pada pencegahan terorisme, tetapi juga berbagai upaya melindungi anak dari pengaruh negatif, termasuk paparan radikalisme melalui media sosial.
"Bagaimana kami mencegah kekerasan, mencegah teroris hingga bagaimana mencegah terkait dengan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak anak," tuturnya.
Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/7809/436.7.8/2026 tentang penguatan peran orang tua dalam mendampingi anak, terutama dalam penggunaan gawai.
"Karena beberapa kali kegiatan dengan Densus 88 ini kami bisa mencegah hal yang seperti itu. Bahkan kami dengan Densus 88, ketika ada informasi kami membuatkan surat edaran, bagaimana peran orang tua, bagaimana membatasi gawai, bagaimana hal-hal yang perlu dilakukan," jelasnya.
Selain itu, Pemkot Surabaya bersama Densus 88 juga rutin memberikan edukasi kepada orang tua dan peserta didik melalui sekolah-sekolah. Program tersebut bertujuan membangun karakter anak, memperkuat pola asuh keluarga, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap paham intoleransi dan radikalisme.
"Yang kedua kami bersinergi dengan memberikan materi-materi kepada orang tua dan masuk ke sekolah-sekolah. Sehingga anak-anak dan lebih khusus orang tua menyadari bagaimana mereka mendidik anak, bagaimana anak-anak ini butuh kasih sayang orang tua, bagaimana ada deep talk orang tua dengan anak," katanya.
Eri berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemkot Surabaya dan Densus 88 dalam menjaga keamanan serta mencegah berkembangnya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di Kota Pahlawan.
"Semoga dengan sinergi dan penghargaan yang diberikan ini semakin mempererat kerja sama kami dengan Densus 88 bagaimana menjaga keamanan di Surabaya," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....