Tinjau Pembangunan Huntap, Bupati Eka Putra: Kontraktor Butuh 70 Tenaga Kerja

  • 08 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Hendriyana meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana galodo (banjir bandang) yang dipusatkan di Kecamatan Rambatan.

Kunjungan lapangan tersebut diinisiasi guna memastikan akselerasi pembangunan infrastruktur Huntap berjalan sesuai dengan regulasi teknis, sehingga dapat segera difungsikan dan ditempati oleh masyarakat terdampak bencana. Kehadiran rombongan kepala daerah tersebut disambut langsung oleh Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna.

Bupati Eka Putra mengemukakan bahwa proyek pembangunan Huntap ini ditargetkan rampung secara total dalam estimasi waktu tiga hingga lima bulan ke depan. Secara keseluruhan, terdapat 79 unit rumah dengan spesifikasi bangunan tipe 36 yang tengah didirikan di atas lahan strategis seluas 1,8 hektare. Kendati demikian, realisasi pengerjaan fisik di lapangan saat ini masih terbentur kendala minimnya serapan tenaga kerja.

"Hari ini saya memantau langsung perkembangan konstruksi Huntap. Secara umum aktivitas pengerjaan terus bergerak, namun kendala struktural yang dihadapi adalah kekurangan tenaga kerja. Karena itu, saya mengimbau dan mengajak masyarakat Tanah Datar yang memiliki keahlian bertukang maupun buruh harian untuk segera mendaftarkan diri ke pihak PT Nindya Karya di lokasi proyek. Saat ini dibutuhkan setidaknya 70 orang tenaga kerja tambahan," ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Eka Putra memaparkan bahwa alokasi pembangunan Huntap ini merupakan bentuk realisasi bantuan stimulus dari pemerintah pusat atas instruksi langsung Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia. Atas sinergi tersebut, Bupati melayangkan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada otoritas pusat.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengawalan kolektif terhadap linimasa proyek agar selesai tepat waktu dan tepat sasaran. Kompleks perumahan Huntap ini nantinya diperuntukkan khusus bagi kluster masyarakat korban galodo yang berasal dari tiga wilayah, yakni Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh, dan Kecamatan X Koto.

"Aksi mitigasi jangka panjang ini harus kita kawal bersama agar seluruh tahapan berjalan lancar tanpa disrupsi. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar Huntap ini cepat rampung, sehingga warga kita yang terdampak bisa segera berbenah dan menempati hunian yang jauh lebih aman dan representatif," tambahnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna, menyampaikan rasa terima kasih atas atensi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Bupati Eka Putra, yang secara berkala terus melakukan monitoring ketat di area lokus proyek.

"Insya Allah, kami optimis pembangunan Huntap ini akan selesai sesuai target draf perencanaan. Hingga saat ini, progres pengerjaan fisik di lapangan telah menyentuh angka kisaran 40 persen. Kekurangan serapan tenaga kerja memang menjadi fluktuasi kendala utama kami saat ini. Dukungan dan pemantauan dari Pemkab Tanah Datar tentu menjadi energi tambahan bagi kami untuk menuntaskan proyek ini dengan optimal," pungkas Zullyawan. (hr-fan)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....