Pemprov Kalsel Optimalkan 181 Lumbung Pangan, Cadangan Beras Dipastikan Aman

  • 01 Jul 2026 16:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya dengan mengoptimalkan pengelolaan Cadangan Pangan Masyarakat (CPM) melalui 181 lumbung pangan yang tersebar di berbagai daerah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap pengelolaan lumbung pangan bersama petugas teknis kabupaten/kota dan kelompok tani.

Dari 181 lumbung pangan yang ada, sebanyak 54 lumbung di 12 kabupaten/kota menjadi lokasi penyimpanan gabah titipan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Cadangan Pangan Masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Muhammad Maulidinsyah Sarasakti, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok cadangan pangan masih sangat mencukupi, bahkan melebihi jumlah minimal yang harus tersedia.

"Peremajaan dilakukan secara berkala. Stok yang lebih dulu disimpan harus dikeluarkan terlebih dahulu, kemudian diganti dengan stok baru agar kualitas cadangan pangan tetap baik dan tidak rusak selama penyimpanan," ujar Maulidinsyah.

Ia menjelaskan, kelompok tani diperbolehkan menjual stok lama sebagai bagian dari mekanisme perputaran cadangan pangan. Namun, jumlah yang dikeluarkan wajib diganti dengan jumlah yang sama sehingga kapasitas cadangan tetap terjaga.

Menurutnya, keberadaan lumbung pangan masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Selain berfungsi sebagai cadangan saat terjadi gejolak pasokan, stok tersebut juga menjadi sumber bantuan pangan tercepat bagi masyarakat yang terdampak bencana maupun kondisi darurat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....