Dekranasda Banjarbaru Berkolaborasi dalam Pelatihan Ekonomi Kreatif di Satui

  • 26 Jun 2026 20:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Borneo Indobara (BIB) menggelar pelatihan keterampilan bagi masyarakat Desa Sumber Makmur, Kecamatan Satui, sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Kegiatan yang berlangsung pada 14-19 Juni 2026 itu menghadirkan praktisi dari SBK Sasirangan, UMKM binaan Dekranasda Kota Banjarbaru.

Pelatihan tersebut merupakan realisasi Nota Kesepahaman (MoU) antara CSR PT Borneo Indobara dan Pemerintah Desa Sumber Makmur. Program ini bertujuan menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif melalui pengembangan keterampilan berbasis kearifan lokal.

Owner SBK Sasirangan, Reni, memberikan pembekalan kepada peserta mengenai teknik kerajinan khas daerah. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi modal penting untuk menghasilkan produk yang memiliki ciri khas dan nilai jual.

“Saya melihat peserta memiliki semangat belajar yang luar biasa. Kreativitas yang ditunjukkan selama pelatihan menjadi modal penting untuk menghasilkan produk yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri,” ujar Reni di Banjarbaru, Jumat, 26 Juni 2026.


Selama enam hari pelatihan, sebanyak 30 peserta dibimbing oleh Reni bersama praktisi lainnya, Sandi Agustinus. Materi yang diberikan meliputi sejarah dan nilai budaya kain Sasirangan, teknik pembuatan motif dan pewarnaan, praktik eco print berbahan alami, serta strategi pengembangan usaha dan pemasaran produk kreatif.

Perwakilan Manajemen CSR PT Borneo Indobara, Silvyna Aditia, mengatakan pelibatan praktisi berpengalaman bertujuan agar masyarakat mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar pasar. Menurutnya, perusahaan juga berkomitmen membuka akses promosi dan pemasaran produk lokal hingga ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

“CSR PT Borneo Indobara berkomitmen mendukung pengembangan produk lokal yang potensial. Termasuk membuka akses pasar melalui pameran baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” kata Silvyna.


Kepala Desa Sumber Makmur, Muhammad Adib, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah desa dan PT Borneo Indobara. Ia berharap pendampingan dari pelaku usaha profesional dapat mendorong lahirnya produk unggulan desa yang memiliki daya saing.

Melalui program ini, diharapkan terbentuk kelompok usaha kreatif baru di Desa Sumber Makmur yang mampu mengangkat potensi budaya lokal. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Orz/MedcenBjb)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....