Gubernur Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Banjarbaru
- 20 Apr 2026 15:28 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Isu pengelolaan sampah menjadi sorotan utama Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru di Lapangan Murjani, Senin 20 April 2026. Dalam sambutannya, Muhidin menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dimulai dari tingkat paling bawah, yakni Rukun Warga (RW).
Ia menilai, pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi persoalan sampah. Hal ini yang masih kerap terjadi di berbagai daerah.
“Kita minta setiap daerah membentuk pengelolaan sampah berbasis RW. Misalnya, dalam satu RW dengan 100 rumah, bisa disiapkan lima titik tong sampah. Ini harus ditetapkan secara resmi agar berjalan efektif,” ujarnya.
Menurut Muhidin, langkah konkret seperti penyediaan titik-titik tempat sampah kolektif akan membantu mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. Selain itu, sistem ini juga dinilai mampu mendorong kesadaran warga untuk lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Dengan sistem yang terorganisir di tingkat RW, pengawasan dan pengelolaan diharapkan menjadi lebih efektif.
“Kalau ini berjalan, lingkungan kita akan lebih bersih dan sehat. Dampaknya juga langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Sementara Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, mengatakan pengelolaan lingkungan menjadi tantangan yang dihadapi saat ini. Ia berharap dukungan dengan dari berbagai pihak bisa mewujudkan Banjarbaru yang ramah lingkungan.
"Pengelolaan lingkungan memang menjadi tantangan, sehingga dengan harapan dukungan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi," katanya.
Peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru sendiri berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat, namun pesan terkait pengelolaan sampah menjadi salah satu poin penting yang disorot dalam momentum tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....