Dinas Perindagkop Sorong Selatan Tertibkan Harga Eceran Minyak Tanah

  • 19 Mar 2026 16:00 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan- Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin 13 Maret 2026, melakukan sidak penjualan minyak tanah di tingkat pedagang eceran. Hal itu dilakukan atas keluhan dan aduan masyarakat, karena harga eceran minyak tanah di kota Teminabuan mencapai Rp. 10 ribu per-liter.

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sorong Selatan Johns M. Lawalata dalam keterangannya mengatakan, langkah penertiban yang diambil didasari atas keluhan masyarakat. Di mana harga eceran penjualan minyak tanah mencapai Rp. 10 ribu/ liter.

Maka itu dalam pemantauan langsung di lapangan, lanjutnya, ada sekitar 30 kios di Pasar Ampera dan Pasar Kajase, langsung dipasang papan dengan tulisan harga eceran minyak tanah Rp. 7 ribu/ liter.

"Kita tetapkan harga minyak tanah eceran Rp. 7 ribu per-liter. Langkah tersebut kita diambil setelah muncul keluhan masyarakat, terkait harga eceran minyak tanah Rp. 10 ribu per-liter. Guna memastikan harga diketahui masyarakat, kita langsung pasang papan informasi harga di depan kios-kios penjual minyak tanah," ungkapnya.

Lebih lanjutkan dikatakan bahwa sebenarnya sebagian besar pedagang atau pengecer sudah memahami kebijakan tersebut. Namun demikian ada juga beberapa pedagang yang awalnya mengeluhkan keputusan itu, karena dinilai dapat berdampak pada hasil keuntungan.

“Para pengecer sebenarnya paham. Tetapi ada juga beberapa orang yang belum mengerti. Kami juga memberikan pemahaman, sehingga mereka juga memberikan izin dan kami tempelkan harga minyak tanah di kios mereka,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, apabila masyarakat menemukan penjualan harga eceran minyak tanah di atas Rp. 7 ribu/ liter, Dinas Perindagkop dan UKM membuka ruang pengaduan. Hal itu dipandang sebagai bentuk dukungan, untuk memastikan kestabilan harga yang dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau ada laporan pengecer menjual di atas harga yang sudah ditentukan, kami akan tindak lanjut. Kami juga pastikan ketersediaan stok minyak tanah di tingkat pangkalan masih aman menjelang hari raya. Dari 9 pangkalan yang ada dalam kota Teminabuan, kami sudah cek dan memiliki stok yang cukup. Tidak ada masalah. Mereka jual dengan harga standar Rp. 5 ribu per-liter, namun dibatasi 10 liter per-orang," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....