Legislator DKI Sayangkan Kebakaran Besar Terus Berulang
- 08 Jun 2026 16:56 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Setidak-tidaknya, warga Jakarta mengalami 3 kebakaran besar selama tahun 2026. Pada bulan Januari, kebakaran besar melanda permukiman di Kecamatan Tambora. Bulan April berikutnya, terjadi kebakaran lagi di apartemen di Kelurahan Tanjung Duren. Belum lama ini, ‘si jago merah’ melahap wilayah permukiman di Kemayoran.
Bencana tersebut menghanguskan ratusan bangunan, dan berdampak terhadap puluhan Kartu Keluarga (KK), yang terdiri dari ratusan warga. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu, menyatakan kebakaran itu diakibatkan oleh berbagai faktor.
“Pertama, ada yang menyangkut tata kota. Rumah-rumah di kawasan yang rawan terbakar dibangun secara berdempetan, sehingga membuat api mudah menyebar ke bangunan-bangunan di sebelahnya,” ujar Kevin di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Selain masalah tata kota, Kevin juga menyoroti kondisi infrastruktur pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta, yang masih perlu dikembangkan lagi. Hal itu untuk meningkatkan kemampuan petugas damkar merespons, dan memadamkan kobaran api.
“Jalanannya juga sempit, hal itu menyulitkan mobil-mobil damkar untuk masuk dan memadamkan api. Kemudian, beberapa tempat juga kekurangan hidran air, padahal ini penting sebagai sumber air untuk memadamkan api,” katanya.
Selain itu, Kevin juga mempertanyakan efektivitas program 1 Rukun Tetangga 1 Alat Pemadam Api Ringan (1 RT 1 APAR), dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Sebenarnya, kita berharap program ini bisa mempermudah warga di masing-masing lingkungannya, untuk lebih gesit memadamkan api ketika pertama kali muncul di sekitarnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kevin meminta Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan. Demi mencegah terjadinya korsleting, yang kerap menjadi penyebab kebakaran-kebakaran di beberapa wilayah selama ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....