Legislator DKI Sarankan BUMD Maksimalkan Creative Financing

  • 27 Apr 2026 15:01 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk berinovasi melalui creative financing. Tujuannya, mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B, Nova Harivan Paloh, usai rapat evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025, di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. Target dari evaluasi tersebut, yakni peningkatan dividen BUMD, menjadi Rp800 miliar pada 2026.

Nova menjelaskan, BUMD perlu melakukan langkah progresif. Mengingat, kondisi ekonomi global dan geopolitik yang dinamis.

Misalnya, sektor transportasi dapat mengoptimalkan pendapatan, melalui komersialisasi aset dan ruang iklan. “Kita berharap ada creative financing untuk menambah pendapatan kita,” ujar Nova.

Di sektor transportasi, kata dia, dapat dengan mengefektifkan kembali naming right, atau ruang-ruang iklan untuk dikomersialisasi secara maksimal. “Itu yang paling utama,” kata Nova.

Selain sektor transportasi, Nova menyoroti peluang besar Bank Jakarta memperluas jangkauan kredit, untuk masyarakat pesisir di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Sebab, berdasarkan kunjungan Komisi B pada 14 April 2026, mobilitas di Muara Angke memiliki potensi dari sekitar 2.000 kapal yang bersandar, hingga kebutuhan fasilitas cold storage.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....