Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

  • 29 Jun 2026 09:36 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu 28 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh berbagai komunitas lari ini merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam memperkuat upaya promotif dan preventif serta mendorong masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menekankan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya diukur dari pemberian jaminan pelayanan kesehatan saat masyarakat sakit, tetapi juga dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan agar risiko penyakit dapat dicegah sejak dini.

"Program JKN dibangun atas semangat gotong royong. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan, tetapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," ujar Pujo.

Pujo mengungkapkan, per 1 Juni 2026, jumlah peserta JKN telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa atau lebih dari 98 persen penduduk Indonesia. Akses layanan ini didukung oleh 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama yang tersebar di seluruh tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, Pujo menyoroti pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok usia produktif.

Data BPJS Kesehatan mencatat bahwa pada tahun 2025, sekitar 23 juta peserta berisiko hipertensi dan 17 juta peserta berisiko diabetes melitus dari total 79 juta peserta yang mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan.

Selain itu, terdapat lebih dari 400 ribu peserta di bawah usia 45 tahun yang terdiagnosis diabetes melitus dan lebih dari satu juta peserta di kelompok usia yang sama terdiagnosis hipertensi. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa penyakit kronis kini turut mengancam generasi muda.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPJS Kesehatan terus mendorong perilaku hidup sehat melalui program seperti Prolanis Muda, skrining kesehatan, dan edukasi berkelanjutan.

Upaya ini juga merupakan bentuk dukungan BPJS Kesehatan terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, yang menegaskan bahwa gotong royong adalah esensi utama Program JKN.

Ia mengajak generasi muda untuk tidak menunda memulai kebiasaan hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga.

"Sehat itu ada dua, dimulai dari hati dan mentransfer ke otak. Kalau kita niatkan untuk sehat, pasti mindset di otak akan langsung tergerak. Sehat itu mahal, jadi kita harus jaga kesehatan sejak dini," tegas Raffi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....