Kemendag Dorong Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas

  • 11 Mei 2026 12:14 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran konsumen dalam memperkuat daya saing nasional pada peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2026 yang digelar di Sarinah, Jakarta, Minggu lalu. Acara bertema Konsumen Berdaya, Bijak Bertransaksi ini merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia, serta diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa konsumen yang cerdas dan berdaya memiliki kontribusi besar dalam mendorong peningkatan mutu produk dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global. Menurutnya, konsumen yang memahami hak dan kewajibannya secara langsung mendorong produsen untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas.

Dilansir dari kemendag.go.id, pada Senin, 11 Mei 2026, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya peran konsumen dalam meningkatkan daya saing produk nasional di tengah persaingan global dan perkembangan perdagangan digital yang semakin pesat.

"Konsumen turut menentukan daya saing suatu produk. Konsumen cerdas memahami hak serta kewajibannya, dan akan mendorong produsen untuk menghasilkan produk yang memenuhi ekspektasi tersebut," ujar Mendag Busan.

Ia menambahkan bahwa meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk berkualitas berdampak langsung pada penguatan industri nasional serta membantu menekan laju impor. Mendag Busan juga menyoroti tantangan transaksi di era digital dan mengingatkan agar perkembangan e-commerce diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban konsumen agar masyarakat tidak dirugikan.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri pun meminta masyarakat untuk lebih teliti dalam berbelanja, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

"Jadilah konsumen yang cerdas agar dapat berbelanja dengan aman dan nyaman. Konsumen cerdas artinya konsumen memperhatikan informasi produk, membandingkan harga, serta memastikan kredibilitas pelaku usaha sebelum bertransaksi," ujar Wamendag Roro.

(Kerin Driyana - Mahasiswa Universitas Nasional)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....