BPDP Buka Grant Riset 2026 untuk Inovasi Perkebunan Nasional
- 14 Apr 2026 13:41 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali membuka Program Grant Riset Tahun 2026 sebagai upaya mendorong inovasi di sektor perkebunan nasional. Program yang diumumkan di Jakarta pada Senin, 13 April 2026 ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata.
Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor perkebunan, sekaligus menjaga keberlanjutan dan mendorong terciptanya produk serta pasar baru bernilai tambah. Fokus komoditas mencakup kelapa sawit, kakao, dan kelapa sebagai sektor strategis yang berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.
Kepala BPDP dalam keterangannya menyampaikan bahwa dukungan pendanaan riset ini diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir. “Kami ingin hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar bisa diterapkan dan memberikan manfaat luas bagi industri, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.
BPDP mengundang lembaga penelitian dan pengembangan di seluruh Indonesia untuk mengajukan proposal riset melalui laman resmi program hingga batas waktu 30 Juni 2026. Kesempatan ini terbuka bagi akademisi, peneliti, maupun praktisi yang memiliki gagasan inovatif di bidang perkebunan.
Adapun ruang lingkup riset yang dapat diajukan meliputi berbagai bidang strategis, seperti bioenergi, biomaterial dan oleokimia, pangan, pakan dan kesehatan, hingga lahan, budidaya, serta pascapanen dan pengolahan. Selain itu, riset terkait pengelolaan limbah, lingkungan, sosial ekonomi, bisnis, pasar, serta teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi prioritas.
Melalui cakupan bidang tersebut, BPDP menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi dengan aspek ekonomi, lingkungan, dan tata kelola industri yang berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menghasilkan solusi komprehensif dalam menghadapi tantangan sektor perkebunan ke depan.
Dalam pelaksanaannya, BPDP menegaskan komitmen terhadap prinsip Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan (BAIK). Dengan prinsip tersebut, program ini diharapkan berjalan transparan dan berkontribusi pada terwujudnya zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi, sekaligus meningkatkan daya saing sektor perkebunan Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....