Indonesia-Jepang Perluas Akses Magang Teknis
- 24 Jan 2026 22:16 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan memperluas akses pemagangan ke Jepang. Langkah ini dilakukan dengan memperkuat kerja sama ketenagakerjaan bersama Pemerintah Prefektur Kagawa.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Cooperation antara Kemnaker dan Pemerintah Prefektur Kagawa. Penandatanganan berlangsung di Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan penempatan dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang. Selain itu, kesepakatan juga menekankan peningkatan kualitas keterampilan serta perlindungan peserta magang.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker Anwar Sanusi menyebut MoC ini sebagai langkah konkret pemerintah. “Pemagangan ke Jepang harus berjalan lebih terstruktur dan memberi manfaat nyata bagi peserta,” ujarnya.
Anwar menegaskan peserta magang Indonesia akan dipersiapkan sesuai kebutuhan industri di Jepang. Menurutnya, sistem kerja yang tertata penting untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan peserta.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak menyetujui penguatan proses pengiriman dan penerimaan pemagang. Kerja sama juga mencakup pertukaran data, penyelesaian persoalan di lapangan, serta pemberdayaan alumni magang.
Gubernur Prefektur Kagawa Ikeda Toyohito mengatakan sumber daya manusia Indonesia memiliki peran strategis. Ia menyebut tenaga kerja Indonesia dibutuhkan untuk mendukung dunia usaha di wilayahnya.
Saat ini sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia tercatat bekerja di Prefektur Kagawa. Jumlah tersebut terdiri dari 1.463 peserta magang dan 1.161 pekerja berketerampilan khusus.
Ikeda menambahkan, mulai April 2027 sistem pemagangan di Jepang akan bertransformasi. Perubahan ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pekerja Indonesia, khususnya di Prefektur Kagawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....