Jemaah Haji Siasati Kelebihan Bagasi lewat Jasa Pengiriman

  • 09 Jun 2026 22:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jemaah haji Indonesia mengirimkan pakaian ke Tanah Air untuk menghindari kelebihan bagasi
  • Biaya kelebihan bagasi di bandara sangat mahal mencapai Rp1,9 juta per kilogram
  • Pos Indonesia menyediakan layanan pengemasan gratis langsung dari hotel tempat jemaah menginap

RRI.CO.ID, Makkah - Jemaah haji Indonesia ramai mengirimkan pakaian mereka kembali ke Tanah Air melalui jasa pengiriman. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kelebihan bagasi saat pemulangan nanti.

Strategi tersebut banyak dilakukan setelah jemaah menyelesaikan seluruh puncak ibadah haji. Ruang kosong pada koper kemudian diisi dengan berbagai barang oleh-oleh.

Petugas Pos Indonesia Karyadi membenarkan adanya peningkatan tren pengiriman tersebut.

"Biaya kelebihan bagasi di bandara sangat mahal," katanya saat ditemui di Makkah, Senin, 8 Juni 2026.

Nilai denda tersebut berkisar antara Rp1,4 juta hingga Rp1,9 juta rupiah. Layanan logistik ini dilakukan langsung dari hotel tempat jemaah menginap.

Petugas akan mendatangi setiap sektor sesuai dengan jadwal yang disepakati. Mereka kemudian melakukan pengemasan ulang barang sebelum menerbitkan resi resmi.

"Kami melakukan semua proses pengepakan secara gratis. Jemaah hanya perlu membawa pakaian menggunakan kantong plastik saja,” ujarnya.

Petugas lapangan yang akan menata barang tersebut ke dalam kardus. Setiap paspor jemaah mendapatkan fasilitas bebas bea masuk dua kali.

Fasilitas ini berlaku untuk semua ukuran paket pengiriman barang jemaah. Petugas mengimbau jemaah memanfaatkan kuota gratis tersebut secara optimal.

Paket dikirim dari Makkah menuju Jeddah sebelum diterbangkan ke Indonesia. Setibanya di Tanah Air, paket harus melalui pemeriksaan Bea Cukai.

Waktu pengiriman normal membutuhkan durasi sekitar 7 hingga 12 hari. Tarif pengiriman standar ditetapkan sebesar 23 riyal atau Rp110 ribu per kilogram.

Khusus wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara dikenakan tarif 25 riyal. Sementara itu, tarif pengiriman menuju Papua sebesar 30 riyal per kilogram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....